Image

Pemulung Tersangka Pencabulan 16 Anak Dekat dengan Ibunya

Bramantyo, Jurnalis · Selasa, 21 Maret 2017 - 16:09 WIB
F di Mapolres Karanganyar (foto: Bramantyo/Okezone) F di Mapolres Karanganyar (foto: Bramantyo/Okezone)

KARANGANYAR - Tersangka kasus pelecehan seksual pada belasan anak laki-laki di Karanganyar, F (29), warga sebuah dusun dalam Kecamatan Tegalgede Karanganyar, dikenal warga dekat dengan ibunya.

Sebagai anak keenam dari tujuh bersaudara, F yang biasa dipanggil Udin, merupakan anak lelaki satu-satunya. Semua saudaranya perempuan dan sudah menikah semuanya.

"Udin itu dekat dengan ibunya. Semua saudaranya perempuan dan sudah menikah. Hanya udin saja yang belum menikah," jelas Atik, pemilik salon tempat Udin bekerja selama enam tahun terakhir, Selasa (21/3/2017).

Menurut Atik, ayah Udin dikenal sangat keras wataknya, sedang ibunya lembut. Hal itu sering diceritakan Udin pada dirinya dan karyawan lain di Salon Atik. "Sering dia cerita bapaknya marah-marah tapi tidak diladeni," ujar Atik lagi.

Atik menambahkan, ia pernah bertanya pada Udin, untuk apa saja gaji yang ia dapat dari bekerja di salon dan memulung. Udin mengaku gaji yang didapat seluruhnya diberikan pada ibunya.

"Udin ini punya kebiasaan gajinya tidak diambil setiap bulan. Tapi tiap tiga atau empat pasti diambil. Dan yang terakhir gajinya diambil untuk tambahan biaya kawinan adik bungsunya," lanjut Atik.

Atik menambahkan, di antara semua saudaranya, Udin yang paling lemah kemampuan berpikirnya. Sementara semua kakak dan adiknya pintar bahkan sekolah hingga perguruan tinggi. Udin tidak menyelesaikan sekolahnya di tingkat SMP.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karanganyar membekuk F beberapa waktu lalu, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap bocah berinisial AR. Dari hasil pemeriksaan, F justru mengaku sudah berbuat asusila terhadap 16 anak. Perbuatan tersebut berlangsung sejak 2003.

Atas perbuatan itu, F dijerat Pasal 82 UU RI NO 35 Tahun 2014 perubahan UU RI NO 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming