WNI Diciduk Polisi Malaysia saat Berjualan Sayur

Agregasi Antara, Jurnalis · Rabu 22 Maret 2017 12:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 03 22 340 1648958 wni-diciduk-polisi-malaysia-saat-berjualan-sayur-TZF1nCREnD.jpg

NUNUKAN - Seorang Warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Sabah, Malaysia bernama Hafsari binti Mustafa ditangkap aparat kepolisian Malaysia saat sedang menjual sayur mayur di salah satu pasar di Kota Kinabalu.

Pengakuan perempuan Hafsari yang berasal dari Kabupaten Enrekang, Sulsel ini melalui sambungan telefon, pada Selasa 21 Maret 2017 kemarin menyatakan, tertangkap aparat kepolisian negara itu karena tidak memiliki paspor atau memasuki negara Malaysia secara ilegal melalui Kabupaten Nunukan atau Pulau Sebatik.

Ia menambahkan, Hafsari bekerja di perkebunan kelapa sawit di Negeri Sabah bersama suaminya sejak lima tahun lalu hingga dikaruniai dua anak yang berusia empat tahun dan satu tahun.

Namun sial yang menimpa dirinya karena sebelum tertangkap dan dipenjarakan, kata dia, suyaminya kabur dengan perempuan lain yang menyebabkan dirinya harus menjual sayur mayur milik tetangganya untuk menghidupi kedua anaknya.

"Saya terpaksa jual sayur saja untuk menghidupi kedua anak. Karena suami kabur dengan perempuan lain," ujar Hafsari sedih mengenang nasibnya yang baru dua pekan dalam penjara PTS Menggatal Kota Kinabalu.

Hafsari meminta agar segera dipulangkan ke kampung halaman orangtuanya bersama kedua anaknya yang masih kecil itu tanpa berpikir lagi untuk kembali bekerja di negeri jiran. Alasannya, bekerja di Negeri Sabah tidak mampu diharapkan dapat menghidupi dirinya dan kedua anaknya sehingga berkesimpulan tinggal di kampung halamannya sambil menjaga ibu kandungnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini