Danau Ranupani, Nestapa di Kaki Semeru yang "Hilang Ditelan" Kiambang

Hari Istiawan, Okezone · Rabu 22 Maret 2017 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 22 519 1649086 danau-ranupani-nestapa-di-kaki-semeru-yang-hilang-ditelan-kiambang-8Ub638Ud1Y.jpg Kondisi Danau Ranupani yang kotor dan tertutup kiambang (Hari Istiawan/Okezone)

Pengelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) yang pada 2010 bekerja sama dengan Universitas Brawijaya dan Badan Kerjasama Internasional Jepang (JICA) berupaya mengembalikan fungsi danau seperti semula seolah sudah pasrah dengan serangan tumbuhan ini. Hanya relawan dan aktivis lingkungan yang peduli terhadap kelestarian Ranupani, meski mereka tidak setiap hari membersihkan sampah dan salvinia. Pembersihan dilakukan dengan cara tradisional. Menepikan tumbuhan dan memasukkannya ke kantong sak selanjutnya dibuang.

Ada banyak komunitas yang terlibat baik individu maupun kelompok yang datang kerja bakti bersih-bersih Ranupani. Andik optimis Danau Ranupani bisa dibersihkan dari tanaman salvinia molesta.

“Bisa dibersihkan, tahun 2012 pernah bersih. Hanya karena kurang kontrol dan monitoring dari semua pihak sehingga tanaman ini kembali menyerang,” ujarnya.

 

Selain serangan salvinia, pencemaran limbah domestik dari masyarakat yang menggunakan pupuk kimia juga menjadi problem tersendiri. Limbah domestik ini turut menambah subur salvinia di Ranupani.

“Perlu kepedulian dari TNBTS, Pemkab Lumajang, dan pihak terkait untuk menanganinya. Selama ini mereka tidak terlalu peduli dengan apa yang kami lakukan,” ujar Andik.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini