nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kondisi Terkini Korban Ledakan Tambang di Sawahlunto dan Reaksi Gubernur Sumbar

Rus Akbar, Jurnalis · Kamis 30 Maret 2017 11:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 30 340 1654377 kondisi-terkini-korban-ledakan-tambang-di-sawahlunto-dan-reaksi-gubernur-sumbar-WRRxbvflFs.jpg Ilustrasi

PADANG - Dua korban ledakan lubang tambang batubara di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat masih menjalani perawatan di RSUP M Djamil, Padang. Namun kuduanya sudah dipindah dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke ruang HCU, karena kondisi mereka mulai membaik.

"Kondisi Ridwan pagi ini sudah mulai membaik, sudah bisa berinteraksi dengan keluarga namun belum bisa bicara. Baru seperti aba-aba yang diberikan kepada istrinya dan ibu tadi," ujar saudara Ridwan, Apri Nora, Kamis (30/3/2017).

"Sama halnya dengan Yusrizal yang sudah sedikit demi sedikit berkomunikasi dengan istrinya," tambah Apri.

Dia berharap saudaranya ini bisa cepat pulih dari luka bakar yang mencapai 84 persen dan trauma yang dialami. “Mereka ini sudah 10 tahun bekerja di tambang yang meledak kemarin. Harapan kami, mereka bisa cepat sembuh sepenuhnya,” pungkas Apri.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat dikonfirmasi terpisah, mengancam akan mencabut izin seluruh pemilik tambang yang operasionalnya di luar prosedur. Gubernur mengaku kesal, karena ledakan tambang kemarin bukan yang pertama terjadi di Sawahlunto.

“Kami akan mengevaluasi izin yang dimiliki CV. Bara Mitra Kencana (BMK) di Kota Sawahlunto, jika dari evaluasi ditemukan tidak sesuai prosedur, izinnya akan kita cabut,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Mineral dan Batubara Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar Beni Azhar, mengaku sudah menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk mencari penyebab ledakan dan meminta keterangan pihak perusahan.

“Tim kami sudah turun ke lokasi, ada dua tim yang diturunkan untuk mengevaluasi kegiatan pertambang,” akunya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini