Parah! Pegawai RSUD M Yunus Bengkulu Mogok Kerja, Operasi Pasien Tertunda

Demon Fajri, Okezone · Senin 03 April 2017 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 03 340 1657531 parah-pegawai-rsud-m-yunus-bengkulu-mogok-kerja-operasi-pasien-tertunda-97CoQQ7puY.jpg Pegawai RSUD M Yunus Bengku mogok kerja (Demon/Okezone)

BENGKULU โ€“ Aksi mogok kerja selama tiga dilancarkan ratusan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus, Bengkulu, berdampak pada lumpuhnya aktivitas pelayanan, Senin (3/4/2017). Pasien pun ikut telantar.

Aksi mogok dilancarkan sebagai aksi protes karena gaji pegawai untuk bulan ini belum dibayar akibat terblokir di sistem bank daerah. Saat aksi berlangsung, para perawat hingga staf RSUD M Yunus menghentikan segala aktivitas kerjanya, sehingga praktis pelayanan pun terhenti. Pasien yang ingin mendapatkan pelayanan medis ikut telantar.

Seorang keluarga pasien, Esther, mengaku kecewa dengan aksi mogok para medis. Akibat aksi spontanitas itu, ayahnya yang semula sudah dijadwalkan operasi batu ginjal hari ini, seketika ditunda hingga Rabu 5 April nanti. Padahal operasi sebelumnya sudah dijadwalkan sebulan lalu. ''Hari ini rencananya mau dioperasi, tapi tidak jadi,โ€ katanya.

Menurut Esther, selain dirinya ada lima pasien lain juga mengalami nasib serupa. Mereka juga batal dioperasi hari ini karena aksi mogok para medis.

Esther mengatakan, seharusnya rumah sakit tidak menelantarkan pasien hanya karena gajinya belum cair. ''Saya kecewa atas pelayanan ini. Sebab, jadwal operasi yang sudah dijadwalkan satu bulan lalu ditunda gara-gara aksi mogok ini,'' ujarnya.

Aksi mogok para pegawai hanya berlangsung sekira tiga jam, karena belakangan Pemprov Bengkulu berjanji segara mengurus gaji mereka dan bank bersedia membuka blokirnya.

Kepala Bidang Keperawatan RSUD M Yunus, Hadara mengklaim, aksi mogok pegawai tidak berdampak pada terganggunya pelayanan. โ€œPelayanan tetap jalan seperti biasanya, tidak ada lumpuh,โ€ katanya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini