nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Picabre, Media Belajar Matematika untuk Anak Tunanetra

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis · Rabu 05 April 2017 09:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 04 04 65 1658768 picabre-media-belajar-matematika-untuk-anak-tunanetra-BoQceAo2pU.jpg Foto: DOk UNY

JAKARTA - Anak tunanetra membutuhkan media atau alat khusus untuk belajar. Beberapa media yang sering digunakan di antaranya, riglet dan pena untuk menulis, mesin ketik Braille, printer Braille, abacus, penggaris Braille, komputer bicara, serta bangunan-bangunan yang terbuat dari kayu.

Sayangnya, alat-alat tersebut tak bisa memfasilitasi mereka pada pelajaran yang sifatnya membutuhkan daya visual, seperti matematika. Berawal dari masalah tersebut, tiga mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yakni Sayidatul Maslahah, Imam Budi Prasetya, dan Arif Dwi Hantoro membuat media pembelajaran matematika untuk tunanetra yang diberi nama Playing Cards of Braille (Picabre).

Imam mengungkapkan, saat ini peraga matematika bagi anak tunanetra masih minim. Hal ini turut dirasakannya lantaran dia juga merupakan mahasiswa penyandang tunanetra.

"Pengembangan media belajar bagi anak tunanetra sangat bergantung pada kreatif guru dan kemandirian anak saja," ujarnya dikutip dari laman UNY, Rabu (5/4/2017).

Uniknya, pembuatan picabre sendiri dari bahan yang mudah ditemukan, yaitu memanfaatkan cangkang kartu perdana yang sudah tidak dipakai lagi. Kemudian, pada kartu tersebut diberi tulisan dan kode untuk membedakan antara satu kartu dengan kartu-kartu lainnya.

"Karu ini membantu anak tunanetra untuk lebih memahami materi peluang atau materi-materi matematika yang sering memanfaatkan kartu remi dalam pembuatan soalnya," ucap Sayidatul.

Picabre kini telah digunakan dalam pembelajaran matematika di MTs LB A Yaketunis Yogyakarta. Anggota tim lainnya, Arif menambahkan, dengan picabre para guru cukup terbantu dalam kegiatan pembelajaran. "Rancangan atau desain picabre dapat digunakan oleh anak-anak tunanetra dengan baik karena kejelasan dari penggunaan huruf Braille yang ada di kartu tersebut," pungkasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini