Image

SBMPTN 2017, Kuota Panlok Bandung 45.735 Kursi

Foto: Oris Riswan/Okezone

Foto: Oris Riswan/Okezone

BANDUNG - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di wilayah Panitia Lokal (Panlok) Bandung siap dilaksanakan. Total jumlah kursi untuk peserta SBMPTN adalah 45.735 orang yang akan memperebutkan kursi di enam PTN. Dari jumlah itu, yang akan diterima di enam PTN hanya 9.708 orang.

Ketua Panlok 34 Bandung SBMPTN 2017, Arry Bainus, mengatakan ada dua wilayah yang akan menggelar SBMPTN yaitu Bandung dan Tasikmalaya.

Dalam SBMPTN, ada dua metode ujian yang diberlakukan yaitu ujian paper based testing (PBT) dan computer based testing (CBT). Untuk jumlah peserta SBMPTN dengan metode PBT kuotanya 43.600 orang dan metode CBT sebanyak 2.135 orang.

Dalam SBMPTN kali ini, total ada enam PTN yang tergabung, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Universitas Siliwangi (Unsil), dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).

Tapi tidak semua PTN itu menyelenggarakan SBMPTN dengan menggunakan metode CBT. Dari keenam PTN itu, hanya ISBI yang tidak menyelenggarakan metode CBT.

"Untuk Panlok 34 Bandung, CBT diselenggarakan di Unpad, UPI, ITB, UIN, dan Unsil dengan menyediakan 2.135 kursi," jelas Asep di Kampus ITB, Kota Bandung, Selasa (11/4/2017).

Pendaftaran calon peserta sendiri bisa dilakukan mulai hari ini hingga 5 Mei 2017 pukul 22.00 WIB. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman http://www.sbmptn.ac.id. Segala ketentuan dan petunjuk pelaksanaan SBMPTN 2017 pun sudah tercantum di laman tersebut.

Sementara untuk mengetahui daya tampung masing-masing kampus, program studi, dan persyaratan khusus, bisa dilakukan dengan membuka laman masing-masing PTN.

Adapun untuk pelaksanaan ujian PBT dan CBT akan dgelar pada 16 Mei 2017. Pada 17-18 Mei 2017 digelar pelaksanaan ujian keterampilan. Sedangkan penumuman hasil ujian dilakukan 13 Juni 2017 pukul 17.00 WIB.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x