Image

Dugaan Mobilisasi Bank DKI di Pilkada DKI, Siapa Aktornya?

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at, 14 April 2017 - 14:09 WIB
Ilustrasi. (dok.Okezone) Ilustrasi. (dok.Okezone)

JAKARTA – Tim sukses Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 menduga Bank DKI Jakarta dimobilisasi untuk kepentingan kampanye. Tim tersebut mengaku sudah mengantongi bukti. Siapa aktornya?

Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaidillah Badrun menilai, hanya orang panik dalam pilkada yang bisa melakukan hal seperti itu.

"Secara politik itu juga menunjukkan kepanikan tertentu. Poin kuncinya ada dimobilisasi yang menunjukkan peran aktor yang memiliki otoritas legal," ujarnya kepada Okezone, Jumat (14/4/2017).

Ubaidillah menuturkan, orang yang memiliki wewenang legal sangat gampang menggerakkan suatu instansi pemerintah daerah untuk kepentingan pilkada.

"Karena hanya aktor otoritas legal yang bisa melakukan mobilisasi massa untuk program pemerintah," tutur Ubaidillah.

Sebelumnya dikabarkan, menjelang pemungutan suara putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, tim Anies Baswedan-Sandi mengaku mendapatkan bukti yang menujukkan bahwa Bank DKI diduga digerakkan demi kepentingan pilkada. Modusnya dengan menggalakkan penerbitan buku rekening Simpeda untuk masyarakat lanjut usia (lansia).

Rekening itu disinyalir menjadi syarat untuk mencairkan dana bantuan bagi lansia senilai Rp600 ribu setiap bulan dari Pemprov DKI Jakarta. Dana tersebut dicairkan selama tiga bulan sekali sehingga menjadi Rp1.800.000.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming