nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Antisipasi Jepang jika Perang Berkecamuk di Semenanjung Korea

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 15 April 2017 09:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 04 15 18 1668080 begini-antisipasi-jepang-jika-perang-berkecamuk-di-semenanjung-korea-bvqPj4j4xW.jpg Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong-un (Foto: Reuters)

TOKYO – Dewan Keamanan Nasional Jepang mengadakan diskusi terkait langkah-langkah antisipasi yang akan dilakukan jika perang kembali berkecamuk di Semenanjung Korea. Negeri Sakura siap untuk mengevakuasi sekira 57 ribu warganya dari Korea Selatan (Korsel) jika terjadi perang.

Pembahasan dilakukan oleh Dewan Keamanan Nasional Jepang di tengah eskalasi situasi di kawasan Asia Pasifik (Asia Timur) yang dipicu oleh kemungkinan uji coba nuklir Korea Utara (Korut) serta pengiriman kapal induk AS Carl Vinson.

Jepang juga berupaya mencari persetujuan dari Korsel untuk mengirimkan pesawat militer serta kapal perang untuk mengevakuasi warganya. Perang juga memicu kekhawatiran di kalangan pejabat Tokyo terkait adanya sejumlah besar pengungsi yang tiba dengan menggunakan perahu.

Tidak hanya itu, Negeri Matahari Terbit juga khawatir adanya kemungkinan mata-mata Korut yang menyusup di antara para pengungsi tersebut. Karena itu, Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan, Jepang selalu menganalisis perkembangan terakhir.

“Saat ini, kami menjalin hubungan dekat dengan AS dan Korsel serta mendesak Korut agar mengurangi aksi provokasi mereka dan menaati resolusi Dewan Keamanan PBB. Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi nyawa warga Jepang dan aset-aset negara,” tutur Yoshihide Suga, seperti dimuat Belfast Telegraph, Sabtu (15/4/2017).

Jepang sudah menyiapkan rencana-rencana kerja untuk merespons potensi krisis yang terjadi di Semenanjung Korea sejak Februari 2017. Dalam pertemuan pada 23 Februari itu, anggota Dewan Keamanan Jepang sudah memprediksi akan terjadi gelombang pengungsi besar-besaran lewat Laut Jepang jika terjadi perang.

Dewan Keamanan meminta persiapan untuk bantuan kemanusiaan bersama dengan pengetatan keamanan segera ditingkatkan. Pengetatan wajib dilakukan karena mereka khawatir tentara Korut dapat menyusup di antara para pengungsi yang masuk ke Jepang.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini