Image

Suzuki Sebut Ignis Lebih Premium dari LCGC

Anton Suhartono, Jurnalis · Selasa, 18 April 2017 - 10:08 WIB
Suzuki Ignis (Foto: Anton/Okezone) Suzuki Ignis (Foto: Anton/Okezone)

JAKARTA – Suzuki Ignis disebut sebagai urban SUV, bukan dikategorikan masuk ke segmen low cost green car (LCGC) yang diisi oleh Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio, dan Datsun GO Panca. Bukan pula atau city car kelas A bersaing dengan Toyota Etios Valco, Daihatsu Sirion, Mitsubishi Mirage, dan Nissan March.

4W Marketing Director SIS Donny Saputra mengatakan, Ignis lebih premium dari LCGC. “Kami sudah bilang ini bukan LCGC, (produk) kami lebih premium dari LCGC," kata Donny di Jakarta, Senin (17/4/2017).

Karena itulah ia yakin nasib Ignis tidak akan seperti city car yang penjualannya terus menurun dari tahun ke tahun. Apalagi sejak munculnya LCGC pada 2013.

"Market city car jelek, tidak begitu bagus performanya. Dari tahun 2011 sampai sekarang terus menerus turun (penjualannya). Apalagi dengan adanya program LCGC tahun 2013, city car makin tergerus. Tapi Ignis ini bukan city car,” tegasnya.

Ditambahkannya, saat ini Ignis masih melenggang sendiri, belum ada pesaing di segmen urban SUV. Kendaraan SUV yang dipasarkan APM lain bukan mengusung konsep kendaraan perkotaan. Selain itu, harganya di atas Rp200 juta.

"Jadi menurut kami sampai dengan saat ini Ignis belum ada lawannya karena ini urban SUV. Jadi bukan city car juga bukan LCGC walaupun harganya juga kompetitif. Dengan fitur yang ditawarkan saya rasa Ignis mampu menarik konsumen," pungkasnya.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming