Image

Mahasiswa UNY Ciptakan Onde-Onde dari Ikan Lele

Foto: Dok UNY

Foto: Dok UNY

JAKARTA - Dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mereka coba melakukan inovasi baru. Ikan lele yang biasanya hanya diolah dengan dibakar atau digoreng, kini bisa diolah menjadi makanan tradisional Jawa yakni onde-onde.

Pengelolaan onde-onde tersebut pun dipraktikan pada warga di Dusun Salakan, Bangunjiwo, Bantul, Yogakayarta. Menurut salah satu mahasiswa KKN UNY, Zulistiya Paratika, pelatihan ini dilakukan agar dalam pengelolaan ikan lele tersebut bisa lebih inovatif, jadi tidak hanya digoreng atau bakar saja.

“Kami berencana akan membudidayakan lele di dusun ini,” ungkapnya seperti dinukil dari laman UNY, Rabu (19/4/2017).

Dalam pembuatan onde-onde ikan lele tersebut bahan-bahan yang diperlukan cukup mudah yakni tepung terigu, gula pasir, baking powder, mentega, vanili, garam halus, telur, wijen, minyak goreng dan tentunya ikan lele. Cara membuatnya juga cukup mudah.

“Masukkan gula, telur, mentega, garam, vanili dan kocok sampai putih” kata Suwarmi “Setelah itu masukkan tepung terigu, baking powder, dan ikan lele yang telah diblender, kemudian diuleni hingga kalis. Selanjutnya adonan tadi dibuat menjadi bulatan kecil-kecil, dicelupkan dalam air dan dilumuri wijen hingga merata. Adonan digoreng hingga matang berwarna kekuningan dan siap disajikan,” jelasnya.

Satu porsi ikan lele mengandung gizi yang cukup banyak yakni sebesar 220 mg asam lemak omega-3 serta 875 mg asam lemak omega-6. Selain itu, ikan lele juga mengandung 15,6 gram protein serta kandungan phosphor mencapai 167 mg/100 gm.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x