facebook pixel

Makin Banyak Pilihan MPV & SUV, Mobil Sedan Makin Tenggelam

Honda City (Foto: Santo/Okezone)

Honda City (Foto: Santo/Okezone)

TANGERANG - Penjualan mobil sedan secara nasional masih tertinggal dengan jenis kendaraan lain, seperti hatchback, SUV, dan MPV. Ada banyak faktor yang menyebabkan sedan tak begitu diminati, hal yang paling jelas adalah daya tampung.

"Sedan secara rasio turun terus walaupun secara total naik. Misalnya pada 2012 ke 2013 dari 400 ribu unit ke 1 juta. Nah memang waktu itu secara angka naik tapi secara rasio turun. Dan setiap tahun memang turun karena saat ini banyak pilihan di segmen lain seperti SUV mirip sedan, hatchback, dan lainya," ujar Jonfis Fandy, marketing and aftersales service director PT Honda Prospect Motor (HPM), di Tangerang, Banten, Kamis (20/4/2017).

Ia menambahkan, ada satu momentum penjualan sedan bisa mengalami peningkatan, meski tidak terlalu signifikan.

"(Penjualan) Sedan itu naik kalau ada model baru, setelah itu drop lagi. Apalagi kalau kontribusi LCGC besar, rasionya bertambah parah," kata Jonfis.

Secara kultur orang Indonesia suka dengan mobil yang dapat menampung penumpang banyak. Sekalipun nantinya pajak barang mewah sedan diturunkan yang menyebabkan harga jualnya lebih murah, namun penjualannya tidak akan bisa melampaui jenis lain, apalagi sampai sejajar dengan MPV.

"Penjualan sedan sebaik seperti MPV 7-seater itu enggak mungkin. Secara kultur sudah susah," tambahnya.

Meski selalu turun, tapi pecinta sedan masih tetap ada. Itulah yang menyebabkan agen pemegang merek (APM) tetap mempertahankannya meski pasarnya kecil.

"Beberapa kantor masih pilih sedan untuk manajer. Jadi masih tetap ada konsumen dan pecinta sedan," tutup Jonfis. (san)

(ton)
TAG : suv suv
​