Image

Coast Guard China Dituding Tembak Perahu Nelayan Filipina

Emirald Julio, Jurnalis · Jum'at, 21 April 2017 - 16:46 WIB
Foto kapal Coast Guard China (Foto: Reuters) Foto kapal Coast Guard China (Foto: Reuters)

MANILA – Sekelompok nelayan Filipina menuding coast guard melepaskan tembakan ke arah perahu mereka yang tengah berlayar di perairan sengketa. Otoritas Filipina mengklaim insiden itu terjadi di wilayah Laut China Selatan (LCS).

Sebagaimana dikutip dari AFP, Jumat (21/4/2017) otoritas Filipina menyatakan, saat ini mereka tengah mendalami laporan serangan yang menimpa perahu Princess Johann. Para nelayan menuturkan insiden itu terjadi pada 27 Maret 2017 di Kepulauan Spratly. Untungnya insiden ini tidak menyebabkan jatuhnya korban luka.

“Perahu itu melaporkan ditembak sebanyak tujuh kali oleh speedboat China yang berisi tujuh petugas Coast Guard China,” tutur Coast Guard Filipina melalui pernyataannya.

Perahu speedboat itu mendekati perahu nelayan Filipina tersebut usai mereka menjatuhkan jangkar di perairan yang berjarak 3,7 kilometer dari pulau karang Union Banks. Para nelayan itu disebut bersembunyi kemudian memutuskan tali jangkar dan melarikan diri lokasi insiden.

Hingga kini coast guard dan militer Filipina masih terus mendalami insiden tersebut. Jika memang benar terjadi, maka ini akan menjadi insiden pertama antara Filipina-China di LCS semenjak membaiknya hubungan kedua negara di bawah pimpinan Presiden Rodrigo Duterte.

(emj)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming