Image

Operasi Pekat, Polres Tanjabbar Sita Ratusan Botol Miras & Petasan dalam Sepekan

Agregasi · Jum'at, 21 April 2017 - 13:51 WIB
ilustrasi (Foto: Info Jambi) ilustrasi (Foto: Info Jambi)

KUALATUNGKAL – Sejak dimulainya Operasi Pekat Siginjai 2017, Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) melaksanakan operasi dengan serius, di tingkat polres maupun polsek.

Dikutip dari Info Jambi, Jumat (21/4/2017), dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan selama ini, Polres Tanjabbar menyita 225 botol miras dan 500 liter atau 12 galon besar tuak, dari berbagai wilayah di Tanjabbar.

Selain itu, anggota Polres Tanjabbar juga mengamankan sejumlah senjata tajam (sajam), yang diperoleh dari beberapa kali razia preman. Petasan juga menjadi sasaran Polres Tanjabbar. Sedikitnya 120 ribu butir petasan berbagai jenis berhasil ditangkap. Perjudian dan premanisme tidak luput dari sasaran aparat Polres Tanjabbar.

Kapolres Tanjabbar, AKBP Agus Sumartono, mengungkapkan, hasil operasi sebanyak itu peroleh dari delapan hari razia, di beberapa tempat di wilayah Tanjabbar.

“Semua miras, petasan, sajam, judi togel dan remi, premanisme, kami sita dari delapan hari berjalan razia. Kami terus memberantas, agar Tanjabbar bebas dari miras dan tuak, apalagi akan menyambut bulan Ramadan,” tegas Agus, di Polres Tanjabbar, Kamis (20/4).

Agus menegaskan, miras disita tidak hanya dari warung-warung besar, tapi juga warung-warung kecil. Warung atau toko yang sering menjual miras itu diketahui berkat informasi masyarakat.

“Razia pekat dilakukan untuk menekan angka gangguan kamtibmas yang bermula dari miras. Penggunaan miras selama ini seringkali manjadi awal munculnya gangguan kamtibmas,” ungkap Agus.

Ia mengingatkan, menjelang bulan suci Ramadan, pihaknya akan semakin mengintensifkan razia pekat. Dengan cara ini dia berharap bulan suci Ramadan bisa kondusif dan nyaman.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming