Image

Hari Kartini, Bukan Hanya Kebaya dan Sanggul

ant, Jurnalis · Jum'at, 21 April 2017 - 15:43 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

BREBES - Bupati Brebes, Jawa Tengah, Idza Priyanti mengatakan, upacara peringatan Hari Kartini tidak hanya sekadar memakai pakaian kebaya dan sanggul, melainkan harus dijadikan sebagai momentum memperkuat dan memperluas pemberdayaan perempuan Indonesia.

"Peringatan Hari Kartini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka dan sebatas menggunakan sanggul dan kebaya. Akan tetapi, lebih dari itu sudah selayaknya berkaitan langsung dengan kesetaraan hak antara kaum perempuan dengan laki laki," katanya di Brebes, Jumat (21/4/2017).

Selain itu, kata dia, makna peringatan Hari Kartini hendaknya dijadikan sebagai momentum memperkuat advokasi dan aksi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan formal dan kualitas hidup perempuan.

"Inilah yang perlu dimaknai oleh perempuan Indonesia terhadap perjuangan Kartini dalam menyejajarkan hak-haknya dengan laki-laki yang tanpa meninggalkan kodratnya sebagai perempuan," katanya.

Pada upacara peringatan Hari Kartini, juga dibacakan riwayat atau biografi dan kisah perjuangan Kartini dalam mengangkat derajat kaum wanita.

Pemikiran-pemikiran R.A Kartini tentang emansipasi wanita, kata dia, meski berada di dalam rumah terus diperjuangkan dengan melakukan korespondensi atau surat-menyurat dengan temannya yang berada di Belanda.

"Berasal dari sinilah kemudian sosok Kartini mulai tertarik dengan pola pikir perempuan Eropa yang dirinya baca dari surat kabar, majalah, serta buku-buku untuk berusaha memajukan perempuan pribumi yang saat itu memiliki status sosial cukup rendah," katanya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming