Image

Bareskrim Polri Cokok Pelaku Ujaran Kebencian Berbau SARA di Nias

Dara Purnama, Jurnalis · Sabtu, 22 April 2017 - 03:20 WIB
Penangkapan pelaku ujaran kebencian (Foto: Ist) Penangkapan pelaku ujaran kebencian (Foto: Ist)

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang pemuda lantaran melakukan ujaran kebencian di media sosial. Ia adalah Natalius Talaumbanua, ditangkap di Silima Banua RT 03 RW 05 Kelurahan Silima Banua, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara.

"Kini yang bersangkutan sudah dibawa ke Bareskrim," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran ketika dikonfirmasi, Jumat 21 April 2017.

Natalius ditangkap karena mem-posting ujaran kebencian di akun Facebook-nya. Pelaku menjelek-jelekan Nabi Muhammad SAW di dalam grup Facebook yang bernama "Debat Islam vs Kristen Mencari Kebenaran".

"Kami kenakan Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang ITE terkait penyebaran kebencian berbasis SARA di dunia maya," kata Fadil.

Proses penangkapan dipimpin Kasubdit II Dit Siber Polri Kombes Himawan Bayu Aji. Dari penangkapan pelaku, petugas mengamankan sebuah telefon genggam merek Advan S4T.

Kini, pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Bareskrim Polri untuk diperiksa lebih lanjut terkait apa motif pelaku sehingga berani mem-posting ujaran kebencian tersebut.

Fadil menambahkan, mereka sampai sekarang masih melacak akun-akun di media sosial yang tergolong melakukan ujaran kebencian agar segera ditindak hukum. "Penindakan hukum sebagai dasar dan upaya penegakkan etika dalam beraktivitas di dunia maya," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming