Image

Cegah Gratifikasi, KPK Batasi Pemberian Kuliner kepada Pejabat

Agregasi Antara, Jurnalis · Sabtu, 22 April 2017 - 07:45 WIB
KPK (Foto: Okezone) KPK (Foto: Okezone)

PALEMBANG - Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono mengatakan, pemberian hadiah berupa kuliner kepada pejabat dibatasi untuk mencegah agar tidak terjadi gratifikasi.

Sekarang ini, pemberian kuliner paling besar seharga Rp300 ribu untuk mencegah supaya tidak terjadi penyalahgunaan wewenang, kata Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono, saat sosialisasi pencegahan korupsi di Palembang, Jumat 21 April 2017.

Apalagi, bila hadiah tersebut diberikan anak buah kepada atasan sehingga kedepannya rawan akan penyalahgunaan wewenang. Terlebih, sekarang ini ada berbagai cara dan model untuk melakukan tindak korupsi, seperti ada yang memberikan hadiah dalam batas kewajaran, karena untuk mendapatkan imbalan.

"Jadi, bila tidak jeli maka korupsi sulit untuk diberantas," ujar Giri.

Menurutnya, pemberian hadiah baik berupa uang dan makanan sekarang ini dibatasi supaya korupsi tidak berkembang. Sebab itu, pencegahan harus selalu dilaksanakan supaya tidak terjadi korupsi. Sementara KPK akan terus terus memberikan sosialisasi supaya semuanya memahami dalam hal pemberian hadiah.

(Ari)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming