nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akhirnya, Dukun Malaysia Berjuluk Raja Bomoh Sedunia Tobat!

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Rabu 26 April 2017 17:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 04 26 18 1676957 akhirnya-dukun-malaysia-berjuluk-raja-bomoh-sedunia-tobat-DuV5TZStqA.jpg Ibrahim Mat Zain (tengah) alias Raja Bomoh Sedunia melakukan ritual untuk mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang pada 2014. (Foto: Reuters)

PETALING JAYA - Nama Ibrahim Mat Zin bisa jadi asing di telinga. Namun julukannya, Raja Bomoh Sedunia, lekat dengan ritual-ritual aneh terkait berbagai isu global.

Ia pernah sesumbar bisa menemukan lokasi pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang tiga tahun lalu melalui ritualnya. Ia juga mengklaim mampu menangkal serangan Korea Utara (Korut) dengan ritual menggunakan kelapa.

Namun, pria 80-an tahun itu akhirnya bertobat. Ibrahim Mat Zin berjanji tidak akan melakukan berbagai ritual aneh lagi, bahkan menanggalkan gelarnya sebagai Raja Bomoh Sedunia.

Saat meminta maaf atas berbagai aksinya yang dianggap mengolok-olok Islam, Ibrahim mengaku ia dibisiki "seseorang" untuk melakukan berbagai ritual tersebut. Namun, Ibrahim tidak mengungkapkan nama orang tersebut.

"Saya tidur di sel kepolisian Dang Wangi selama dua hari, dan di Jinjang selama tiga hari. Saya sudah bertobat. Saya berjanji akan menghentikan semua ritual ini," ujar Ibrahim dalam konferensi pers yang dihelat Departemen Teritori Agama Islam (Jawi), seperti dinukil dari The Star, Rabu (26/4/2017).

Ibrahim juga tidak lagi memakai gelarnya sebagai Raja Bomoh Sedunia.

"Semuanya hanya drama, termasuk batang bambu yang bisa bergetar. Saya tidak bisa melihat apa pun di dalamnya. Saya hanya disuruh menggerak-gerakkan bambu itu. Saya juga mengambil kelapa seakan-akan itu adalah bom. Saya tidak tahu bahwa yang saya lakukan adalah salah," imbuhnya.

Direktur Jawi Abd Aziz bin Jusoh menyatakan, Pengadilan Syariah Kuala Lumpur memutuskan Ibrahim bersalah telah menghina Islam dan membuat orang-orang memiliki perspektif negatif terhadap agama Islam.

Menurut Abd Aziz, Ibrahim diselidiki karena melakukan ritual di Jalan Pekeliling, Kuala Lumpur, dengan tujuan menciptakan hujan selama musim El-Nino sepanjang Maret tahun lalu. Ibrahim mengaku bersalah atas tuduhan tersebut.

Abd Aziz menambahkan, selain mempertimbangkan usia dan kesehatan Ibrahim, ia dilepaskan dengan jaminan harus menunjukkan perilaku baik selama enam bulan. Ibrahim juga akan diawai oleh Kantor Mufti Federal Malaysia.

Ibrahim pertama kali mencuri perhatian media pada Maret 2014. Kala itu ia melakukan dua ritual di Bandara Internasional Kuala Lumpur untuk mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang.

Pada Maret, Ibrahim melakukan ritual di depan Institut Forensik Medis Nasional di RS Kuala Lumpur. Ritual tersebut ditujukan sebagai respons atas pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un.

Sebagai Raja Bomoh Sedunia, Ibrahim juga melakukan ritual menggunakan kelapa dan bambu di pantai Bagan Lalang. Kali ini, ritual tersebut dimaksudkan untuk "melindungi" Malaysia dari Korea Utara.

Salah satu aksi ritual Ibrahim Mat Zin sebagai Raja Bomoh Sedunia. (Foto: The Malay Online)

Pada Jumat 21 April, Ibrahim ditangkap aparat keamanan Malaysia. Sebelumnya, ia beberapa kali dipanggil Kepolisian Malaysia dan Departemen Pembangunan Islam Malaysia (JAKIM), namun selalu mangkir. Sesuai undang-undang Malaysia, khususnya prosedur kriminal section 111, jika seseorang tidak memenuhi panggilan polisi, maka ia harus ditangkap.

Otoritas Malaysia memanggil Ibrahim untuk dimintai keterangan soal ritual untuk melindungi Malaysia dari Korut di Bagan Lalang tersebut. Ibrahim menggelar ritual itu saat Malaysia dan Korut sedang berseteru karena kasus pembunuhan Kim Jong-nam.

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini