nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duterte: Tidak Ada Gunanya Menekan China soal LCS di KTT ASEAN

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 27 April 2017 22:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 04 27 18 1678203 duterte-tidak-ada-gunanya-menekan-china-soal-lcs-di-ktt-asean-FSDdOXtRHn.jpg Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte (Foto: Erik De Castro/Reuters)

MANILA – Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte memandang pembahasan terkait aktivitas China di Laut China Selatan (LCS) dalam KTT ke-30 ASEAN di Manila sebagai hal yang tidak berguna. Sebab, tidak ada pihak yang berani atau mau menekan China untuk mengurangi aktivitasnya di wilayah sengketa tersebut.

“Siapa yang mau menekan? Siapa yang bisa menekan China? Kita?” ujar mantan Wali Kota Davao City itu kepada wartawan usai bertemu Sultan Brunei, Sultan Hassanah Bolkiah, mengutip dari Reuters, Kamis (27/4/2017).

Duterte yakin satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik Laut China Selatan adalah lewat dialog terbuka dengan China. Ketika ditanya aksi lainnya, pria yang terkenal bicara ceplas-ceplos itu malah meminta saran langkah yang harus diambilnya dan juga ASEAN terhadap China.

“Cara yang sedang kita lakukan sekarang, pembicaraan. Itu satu-satunya kemewahan yang kita punya. Aksi? Beri tahu kami bagaimana. Katakan padaku. Tolong didik saya bagaimana kita beraksi,” tukas Presiden Rodrigo Duterte.

Filipina didaulat menjadi tuan rumah KTT ke-30 ASEAN yang bertepatan dengan keketuaan Negeri Lumbung Padi. ASEAN diprediksi akan mengadopsi pandangan yang lebih lunak terkait aktivitas serta militerisasi China di Laut China Selatan diduga karena Filipina, sang tuan rumah, melunak beberapa tahun terakhir.

Sebagaimana diberitakan, China mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan sesuai sembilan garis putus-putus (nine-dashed lines). Klaim tersebut tumpang tindih dengan empat negara anggota ASEAN yang bersinggungan langsung, yakni Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Brunei Darussalam.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini