nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marak Kasus Kecelakaan, Dishub Masifkan Razia Bus di Bekasi

Djamhari, Jurnalis · Rabu 03 Mei 2017 15:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 05 03 525 1682126 marak-kasus-kecelakaan-dishub-masifkan-razia-bus-di-bekasi-bjHmyzyToI.jpg Dishub tengah cek kondisi bus (foto: Okezone)

BEKASI- Maraknya kasus kecelakaan maut yang disebabkan dari kondisi bus yang tak layak jalan, membuat Dinas Perhubungan Bekasi turut peran aktif memeriksa beberapa kondisi bus di wilayah

Kasus kecelakaan maut yang kerap terjadi oleh angkutan bus akhir-akhir ini. Pemkot Bekasi, melalui Dinas Perhubungan menggelar pemeriksaan kelayakaan kendaraan angkutan bus di Terminal Bekasi, Rabu (3/5/2017) siang tadi.

“Pemeriksaan kelayakan angkutan bus ini sebetulnya sudah rutin dilakukan oleh kami, guna memastikan kendaraan bus itu layak jalan mengangkut penumpang ditempat kami,” kata Kepala Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bekasi Zeno Bachtiar, Rabu (3/5/2017).

Menurutnya, kegiatan yang digelarnya ini dilakukan rutin dalam rangka menangkal kasus –kasus kecelakan yang dapat dialami oleh angkutan bus di jalan seperti yang terjadi dalam bebrapa waktu terakhir ini

“Tujuan kami tentunya untuk keamanan. Apalagi beberapa waktu kemarin, sering terjadi kecelakaan yang dialami angkutan bus,” ujar Zeno.

Terkait dengan kasus kecelakaan yang kerap dialami angkutan bus beberapa waktu lalu, diakui Zeno, membuat pihaknya akan lebih memantau setiap angkutan bus yang ada di terminal bekasi agar tidak mengalami kecelakaan.

“Kasus kecelakaan yang dialami angkutan bus beberapa hari lalu sudah pasti menjadi pelajaran buat kami, sehingga perlu lebih memantau kendaraan yang layak jalan," jelas Zeno.

Zeno menambahkan, adapun pemeriksaan kelayakan kendaraan yang dilakukan pihaknya seperti, mengecek bagian, rem, kondisi ban, lampu, rem tangan dan bagian lainya guna memastikan kelayakan kendaraan.

“Jika ditemukan bus tak layak jalan, tindakan kami diantaranya, memberikan catatan agar segera diperbaiki oleh pihak perusahaan busnya. Selain itu, akan diberikan sanksi juga dari yang ringan sampai berat kalau, bus tersebut tidak kunjung diperbaiki sesuai aturan," katanya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini