TNI AL Akhirnya Temukan Kapal Yacht Sunrise Singapura yang Hilang

Muhammad Bunga Ashab, Koran SI · Kamis 04 Mei 2017 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 04 340 1683467 tni-al-akhirnya-temukan-kapal-yacht-sunrise-singapura-yang-hilang-w2fz3hAyeA.jpg Kapal Yacht Sunrise berbendera Singapura (foto: Ist)
 

PINANG - KRI Siwar-646 TNI AL akhirnya temukan Kapal Yacht Sunrise berbendera Singapura yang dilaporkan hilang di Perairan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Kapal Yacht Sunrise ditemukan pada posisi 01 18 517 U - 104 58 544 T beserta lima anak buah kapal (ABK) dalam keadaan aman dan selamat.

Informasi yang dihimpun, pencarian Kapal Yacht Sunrise dilakukan oleh Gugus Tempur Laut Armada Barat (Guspurlabar) menurunkan KRI Siwar-646, KRI Surik 645, dan KRI Silea 858. Kemudian, Pangkalan Udara TNI AL Tanjungpinang Skuadron Udara 800 nomor lambung pesawat P-852 dengan Pilot Mayor Laut (P) Bambang Edy. Tidak hanya TNI AL, pencarian juga dibantu oleh Badan SAR Nasional. Namun, TNI AL berhasil menemukan kondisi aman dan selamat, sekarang ini Kapal Yacht Sunrise ditarik menuju Nongsa Batam.

Kapal Yacht Sunrise dilaporkan hilang sejak 29 April 2017, dengan jumlah awak kapal lima warga negara Singapura yakni James Boey Chuen Yong (41), Tan Swan Ang Kenneth (42), Lee Shao Yi (37), Lee Yeow Kuan Eddy ( 54 ), dan Goh Ee Kiat (52).

Sebelumnya, Kapal Sunrise tergabung dengan rombongan tiga kapal Yacht lainya kapal tersebut yakni Katrianne, Ximula, dan Nirvana 8 yang melakukan perjalanan Batam- Tambelan. Ketiga kapal lain telah sampai di Tambelan pada Senin 1 Mei 2017 lalu dalam keadaan selamat.

 

Komandan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Ribut Eko membenarkan Kapal Yacht Sunrise berbendera Singapura ditemukan KRI Siwar-646 beserta lima ABK dalam keadaan aman. Dia mengatakan, pencarian berdasarkan laporan yang diterima jajaran TNI AL langsung disebar menerjunkan KRI dan Wing Udara-2 untuk melakukan pencarian.

"Sebelumnya tiga kapal Yacht lainnya sudah sampai di Tambelan, sedangkan Yacht Sunrise dikabarkan terpisah dan los kontak. Setelah dilakukan pencarian ditemukan dan sekarang ini kapal sedang ditarik menuju Nongsa Batam," kata Eko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/5/2014)

Dia menuturkan, penemuan kapal ini langsung dikoordinasikan dengan Komandan Guspurlabar. Eko juga memerintahkan Kal Mapoor untuk membantu pengamanan dan proses pengawalan ke Nongsa Batam dan dibantu Lanal Batam.

"Kita mengawal perjalanannya ke Batam," ujar Eko.

Pangkalan TNI AL menerjunkan Skuadron Udara 800 nomor lambung pesawat P-852 dengan Pilot Mayor Laut (P) Bambang Edy. Bambang mengatakan, pesawat langsung disiapkan untuk membantu pencarian kapal yang hilang. Dia menuturkan, akan terbang membutuhkan waktu tiga jam perjalanan. Informasi kapal dengan ciri-ciri warna biru putih dengan tiang layar.

“Kita dapat informasi ada kapal Singapura hilang. Kita langsung siap membantu pencarian,” ujar Bambang.

Setelah mengudara, Bambang menambahkan pencarian dari udara dilaksanakan selama 2 jam 45 menit dengan jarak 170 mil dari Tanjungpinang menuju Pulau Badas. Selama pencarian, kata dia, tidak ada masalah kerena cuaca sangat bagus. Pesawat yang dibawa Bambang adalah pesawat patroli udara Maritim perbatasan kepulauan wilayah barat.

"Patroli udara selama 2 jam 46 menit, ketinggian pencarian 2 ribu kaki di atas laut, cuacanya sangat bagus," ujarnya.

Bambang menuturkan melakukan dua kali penerbangan untuk mencari kapal. Setelah sempat mendarat, pihaknya mendapat informasi kapal sudah ditemukan. Kemudian, dia langsung berangkat untuk memastikan kapalnya dan menemukan di Utara Pulau Bintan, tepatnya di Berakit.

"Penerbangan kedua kita melihat kapal sudah dikawal oleh KRI Surik, KRI Silea, dan KRI Sembilang," sambungnya.

Dia menuturkan, pada penerbangan pertama selama sempat melihat KRI 646 melintas di perairan melakukan pencarian. Tidak hanya itu, dari ketinggian tampak juga kapal Basarnas melakukan pencarian. Bambang melihat KRI menarik kapal menuju Batam.

"Kita lihat kapal Yact sudah ditarik oleh KRI menuju Batam," ujar Bambang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini