Image

Pesatnya Perkembangan Teknologi, 60% Manusia Akan Kehilangan Pekerjaan

Agregasi · Senin, 8 Mei 2017 - 17:09 WIB
Foto: Shutterstock Foto: Shutterstock

BANTUL - Perkembangan teknologi yang semakin pesat bukan hanya berimbas pada semakin termudahkannya umat manusia. Lebih jauh lagi, Rektor ITB Prof Kadarsyah Suryadi menyatakan bahwa manusia akan kehilangan banyak lapangan pekerjaan.

"Manusia semakin dimudahkan oleh kecerdasan komputer sampai manusia tersebut tidak dibutuhkan lagi. Data yang saya dapatkan dari Rektor Summit di Praha, 60% manusia akan kehilangan pekerjaannya di Tahun 2025," ungkapnya dalam Seminar Kewirausahaan di UMY seperti dilansir dari KRJogja.

Kemudahan dan murahnya pengembangan teknologi software, menjadi alasan di balik pesatnya pengembangan kecerdasan komputer. Ia mencontohkan, jika mengembangkan mesin maupun infrastuktur butuh kapital dan waktu yang panjang, pengembangan software bisa dilakukan hanya bermodal sebuah laptop.

"Jadi tinggal pakai otak, kebut beberapa malam, software baru bisa dibentuk. Lihat saja gojek. Pekerjaan ojek pangkalan hilang karena mereka," ungkapnya mengingatkan.

Ia kemudian menekankan bahwa jangan sampai, masyarakat membenci teknologi. Karena perkembangannya takkan bisa dihentikan.

Yang bisa dan lebih baik dilakukan, menurutnya adalah ikut belajar dan mengambil kesempatan dari teknologi tersebut. Di kampus yang dipimpinnya, sang rektor telah membentuk lembaga Pengembangan Ilmu Kewirausahaan (LPIK) yang memberikan pengetahuan teknologi bagi siapa saja.

"Baik umum maupun mahasiswa, semua boleh belajar di sini secara terbuka. Sekarang sudah ada 60 startup dalam inkubasi. Bayangkan jika ada satu yang menetas sebesar gojek. Inilah kesempatan bagi bangsa kita untuk membuat lapangan kerja dan dihormati negara lain," pungkasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming