Satpol PP Ogan Komering Ulu Tertibkan Spanduk Liar

Agregasi Antara, · Selasa 09 Mei 2017 12:39 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 09 340 1686826 satpol-pp-ogan-komering-ulu-tertibkan-spanduk-liar-RtGNRdfpa3.jpg

BATURAJA - Personel Satpol Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan penertiban terhadap spanduk dan banner liar, karena tak mempunyai izin resmi dipasang bukan pada tempatnya.

Kasat Pol PP Pemkab OKU, Agus Salim di Baturaja, Selasa (9/5/2017) mengatakan bahwa penertiban spanduk dan banner dilakukan di sejumlah titik di kawasan Kota Baturaja karena melanggar aturan.

"Semua spanduk, baliho atau banner dan poster yang dipasang tanpa izin dan tidak pada tempatnya kita tertibkan. Semua kita lepaskan," tegas Agus.

Pernertiban ini kata Kasatpol PP, sesuai Perda OKU Nomor 18 Tahun 2007 tentang Izin Reklamasi.

"Berdasarkan Perda ini, semua pelanggaran akan kita tertibkan. Jika melanggar Perda pasti kami tertibkan," katanya.

Ia menegaskan, dalam melakukan penertiban mereka tidak pandang bulu semua spanduk, baliho dan banner yang melanggar dan tidak pada tempatnya akan ditertibkan.

"Penertiban ini akan kita lakukan terus. Selama masih ada pelanggaran penertiban terus akan kita lakukan," tegasnya.

Sementara Kabid Trantib, Sopian menambahkan, sedikitnya ada ratusan panduk, banner dan sejenisnya baik yang ditempel di pohon, tiang listrik serta titik-titik pelanggaran lainnya ditertibkan.

"Lebih kurang ada ratusan. Baik itu spanduk atau banner sosialisasi, promosi termasuk banner dan spanduk calon-calon yang akan bertarung di pilkada," jelasnya.

Ia menjelaskan, tempat-tempat yang dilarang memasang spanduk, poster, baliho, banner dan sebagainya seperti di pohon-pohon, tiang listrik, serta memasang melintangi jalan terlebih lagi tidak ada izin.

Tak hanya spanduk dan banner liar, pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang trotoar taman kota juga ikut ditertibkan oleh Satpol PP.

"Boleh berjualan disini tapi bukanya sekitar pukul empat sore, kalau sebelum jam tersebut itu tidak bisa jika ketahuan kita tertibkan," ucap Sopian.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini