Image

Koenigsegg Agera RS yang Kecelakaan Pesanan Konglomerat Amerika Serikat

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Kamis, 18 Mei 2017 - 09:15 WIB
Koenigsegg Agera RS (Instagram Koenigsegg) Koenigsegg Agera RS (Instagram Koenigsegg)

STOCKHOLM - Beberapa hari lalu beredar kabar Koenigsegg Agera RS mengalami kecelakaan saat melakukan pengujian di Swedia. Tak lama setelah kejadian, mobil itu langsung ditarik dan dibawa ke sebuah tempat. Sekarang hypercar tersebut tengah menjalani perbaikan.

(Baca: Belum Sempat Dikirim, 1 dari Hanya 25 Agera RS di Dunia Kecelakaan)

Setelah diselidiki, rupanya mobil yang terjerumus di parit itu pesanan seorang konglomerat Amerika Serikat (AS), Manny Khoshbin. Dirinya tertarik membeli Koenigsegg Agera RS setelah melihatnya dipamerkan dalam ajang Geneva Motor Show pada Maret. Demikian seperti dilansir Carcoops.

Perusahaan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Khoshbin. Hasilnya baik Koenigsegg maupun Khoshbin sepakat bila mobil tersebut diperbaiki secara menyeluruh. Tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaikinya.

Sebelumnya diberitakan, mobil eksklusif ini terlebih dulu menjalani uji coba performa sebelum dikirim ke garasi konsumen. Namun nahas, mobil mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan bagian depan dan belakang rusak. Berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan tidak berdampak pada struktur kendaraan.

Pihak Koenigsegg mengatakan pengemudi kehilangan kendali saat melintas di trek yang basah. Perusahaan pun menepis bahwa kecelakaan itu diakibatkan kesalahan pada sisi mekanik. Pengemudi dan penumpang sempat dilarikan ke rumah sakit namun tak lama kemudian diperbolehkan pulang.

Dalam kondisi standar, Koenigsegg Agera RS diperkuat mesin 5 liter, V8, twin-turbocharged, yang mampu memproduksi tenaga 1.160 hp serta memiliki torsi 944 lb-ft. Namun unit yang dikirim untuk konsumen di AS tersebut sudah mengalami perubahan sehingga tenaganya menjadi 1.360 hp dengan torsi 1.011 lb-ft.

Koenigsegg sudah memproduksi mobil ini sejak Januari 2016 dengan harga di kisaran USD1,5 juta atau sekira Rp20 miliar. (san)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming