nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada! Abon Oplosan di Surabaya Tak Layak Konsumsi

Syaiful Islam, Jurnalis · Rabu 17 Mei 2017 15:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 17 519 1693268 waspada-abon-oplosan-di-surabaya-tak-layak-konsumsi-pE0nYTwKoN.jpg Ilustrasi (Foto: Dok.Okezone)

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur (Jatim), Irjen Machfud Arifin mengungkapkan abon oplosan yang berhasil diungkap Tim Satgas Pangan Polrestabes Surabaya bersama Disperindag Surabaya tidak layak dikonsumsi.

Terlebih lagi, abon yang berlabel daging sapi tersebut rupanya dioplos dengan daging ayam. Adapun perbandingannya 60 persen daging ayam dan 40 persen daging sapi. Bahkan home industry yang memproduksi abon ini diduga tidak berijin.

“Makanan abon itu (abon oplosan) sangat tidak layak untuk dikonsumsi. Tim Satgas yang melibatkan polisi bersama balai POM dan perdagangan tetap melindungi konsumen,” terang Machfud pada wartawan, Rabu (17/5/2017).

Menurut Machfud, home industry ini sudah menjalankan bisnisnya sekitar 10 tahun terakhir. Pihaknya mengimbau pada masyarakat yang menyukai makanan abon supaya selalu waspada.

“Tim Satgas pangan akan terus melakukan pemantauan di lapangan menjelang bulan ramadhan hingga lebaran. Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus makanan abon,” ujar Kapolda.

Seperti diketahui Tim Satgas Pangan Polrestabes Surabaya bersama Disperindag setempat menggerebek sebuah home industry yang terletak di Jalan Soponyono, Surabaya, pada 17 Mei 2017.

Sebab, home industry itu diduga memproduksi abon oplosan. Dimana yang pada labelnya bertuliskan abon daging sapi, rupanya dicampur dengan daging ayam. Saat penggerebekan, petugas mengamankan barang bukti berupa bahan baku pembuatan abon.

Seperti daging sapi dan daging ayam. Abon oplosan ini selain dipasarkan di Surabaya, juga dikirim ke NTT, Samarinda dan Palangkara. Home insdutry tersebut milik Budi Kurniawan. (sym)

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini