Jalan Tambak Wedi Surabaya Dipenuhi Bangunan Liar, Satpol PP Ancam Lakukan Penertiban

Syaiful Islam, Okezone · Rabu 17 Mei 2017 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 17 519 1693455 jalan-tambak-wedi-surabaya-dipenuhi-bangunan-liar-satpol-pp-ancam-lakukan-penertiban-R8DPCM3mAG.jpg Bangunan liar di kawasan Jalan Tambak Wedi Surabaya. (Foto: Syaiful Islam/Okezone)

SURABAYA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya, Jawa Timur, mengancam akan menertibkan ratusan bangunan liar yang ada di kawasan Jalan Tambak Wedi Baru, Gang XII dan Gang XIIa, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran. 

Pasalnya, lahan seluas sekira 30 hektare tersebut milik Pemerintah Kota Surabaya. Bahkan, sebelumnya sudah dipasang papan informasi lahan itu milik Pemkot Surabaya. 

Sampai sekarang Satpol PP Surabaya masih melakukan pendataan terhadap bangunan liar serta melakukan penyelidikan di lapangan. Sebab, kabarnya para pemilik menyewa lahan dari oknum tertentu, sehingga berani mendiringan bangunan liar. 

Tetapi berdasarkan informasi yang beredar, para pemilik tidak bersedia ditertibkan. Bangunan liar di sana diketahui ada yang semi-permanen dan terdapat juga permanen. 

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Satpol PP Pemkot Surabaya H Ndari mengatakan, pihaknya melakukan cek dan pendataan di lapangan karena sebelumnya Pemkot telah menerima laporan terkait persoalan tersebut. 

“Ada beberapa masyarakat yang menguasai, lalu juga ada ahli waris. Tetapi yang jelas nanti kami akan melakukan penyelidikan dan penertiban,” terang Ndari kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (17/5/2017). 

Ia melanjutkan, sudah jelas di lokasi ada tanda larangan dan imbauan bahwa tanah tersebut milik atau aset Pemkot Surabaya. Jadi, bangunan-bangunan liar itu harus benar-benar dibersihkan dan dilakukan penertiban. 

“Ya nanti kita tinjau, kroscek data dengan keluruhana di situ ada kretek, letter C, dan buku kerawangan, kita cek. Soal itu (ada oknum di balik bangunan liar) akan kita cari. Kalau memang mereka melakukan pelanggaran, nanti akan kita tingkatkan penyidikan,” tandas Ndari. 

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini