Image

Nih, Perbedaan Toyota Agya dengan Honda Brio Satya

Santo Evren Sirait, Jurnalis · Sabtu, 20 Mei 2017 - 11:13 WIB
Toyota Agya (Foto: Anton/Okezone) Toyota Agya (Foto: Anton/Okezone)

JAKARTA - Program mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) diluncurkan Pemerintah pada 2013. Beberapa agen pemegang merek (APM) pun mencoba peruntungan di segmen tersebut dengan menghadirkan produk mereka. Sebut saja dua di antaranya adalah Toyota dengan model Agya dan Honda dengan Brio Satya.

Keduanya hadir dengan keunggulan masing-masing. PT Toyota Astra Motor (TAM) baru meluncurkan new Agya. Mobil ini ditawarkan dalam lima tipe yaitu 1.0 G M/T, 1.2 G M/T, 1.2 G A/T, 1.2 TRD M/T, dan 1.2 TRD A/T. Harganya bervariasi mulai dari Rp131,5 juta sampai Rp151,9 juta.

Sementara itu PT Honda Prospect Motor (HPM) APM Honda terakhir meluncurkan Brio Satya pada April 2016. Ada tiga tipe yang ditawarkan yakni Brio Satya S, E, dan E CVT. Soal harga, Honda menjualnya Rp131,5 juta untuk tipe terendah dan Rp151,5 pada tipe tertinggi.

Satu yang menarik untuk dikomparasi adalah tipe tertinggi yaitu Agya 1.2 TRD A/T dan Brio Satya E CVT.

Keduanya memiliki desain sporty, namun Agya 1.2 TRD lebih kental lantaran di bodinya terdapat tambahan part TRD. Ciri khas dari Agya terlihat dari grille-nya yang tampak melebar hingga bumper. Sekilas tampak seperti bibir yang sedang tersenyum. Sedangkan Brio Satya grille-nya terpisah atas dan bawah, desiannya mirip seperti sarang tawon.

Keduanya juga sudah dibekali sepasang lampu kabut. Hanya saja lampu sein yang ada di cover kaca spion cuma dimiliki oleh Agya, sedangkan Brio Satya menempel di bodi samping. Lampu belakang Agya sudah mengadopsi LED, sedangkan lawannya masih bohlam.

Dari segi dimensi, Agya memiliki panjang 3.660 milimeter, lebar 1.600 mm, tinggi 1.520 mm, serta wheelbase 2.455 mm. Brio Satya sedikit lebih pendek yaitu 3.640 mm untuk panjangnya, 1.680 mm lebar, 1.485 mm tinggi, serta 2.345 mm wheelbase.

Untuk urusan performa, keduanya sama-sama memiliki mesin injeksi berkapasitas 1,200 cc, namun teknologi yang membedakannya. Agya mampu mengeluarkan tenaga 88 ps pada 6.000 rpm dan torsi 11 kgm pada 4.200 rpm. Sedangkan Brio Satya 90 ps pada 6.000 rpm dan torsi 11,2 kgm pada 4.800 rpm.

Masuk ke bagian interior, ada kesamaan di antara keduanya yaitu bangku baris pertama yang menyatu dengan head rest. Kemudian bangku baris kedua Agya punya head rest terpisah, berbeda dengan Brio Satya. Beralih ke lingkar kemudi baik Agya maupun Brio Satya telah dilengkapi dengan tombol pengaturan audio.

Head unit sudah double din, bedanya layar pada Brio Satya lebih besar. Walaupun layar Agya lebih kecil namun pengoperasian tombol pada head unit sangat mudah, hanya tinggal menyentuh bukan dipencet.

Terakhir soal fitur keselamatan, Agya memiliki dual SRS airbag, tiga poin seatbelt, head rest, driver seatbelt warning sign, Isofix, ABS, alarm with immobilizer, wireless door lock, dan power door lock.

Brio Satya hadir dengan struktur rangka bodi G-CON + ACE, side impact beam, pedestrian protection, Dual Front SRS Airbags, Tiga poin seatbelt, pretensioner with load limiter seatbelt, pretensioner with load Limiter seatbelt, keyless entry, immobilizer, dan Alarm system. (san)

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming