Image

Presiden Macron Sebut Prancis Akan Bantu Mali Perangi Kelompok Jihadis

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Jum'at, 19 Mei 2017 - 20:06 WIB
Presiden Prancis Emannuel Macron dan Presiden Mali, Ibrahim Boubacar Keita. (Foto: Reuters) Presiden Prancis Emannuel Macron dan Presiden Mali, Ibrahim Boubacar Keita. (Foto: Reuters)

GAO - Presiden Prancis, Emmanuel Macron kini tengah melakukan kunjungan kenegaraan dengan mengunjungi Mali di Afrika Barat. Dalam kunjungannya tersebut Presiden Macron berjumpa dengan Presiden Mali, Ibrahim Boubacar Keita.

Kunjungan ke Mali ini diketahui merupakan kunjungan pertama Presiden Macron ke luar Benua Eropa sejak menjabat pada 14 Mei 2017. Reuters mewartakan, Jumat (19/5/2017), dalam pertemuan dengan Presiden Keita, pria berusia 39 tahun itu menyatakan, bahwa Prancis tanpa kompromi akan membantu perjuangan Mali dalam melawan kelompok militan.

Macron juga mengatakan bahwa Prancis bertekad untuk turut bertindak demi menjaga keamanan di wilayah Mali. Dan akan berusaha memperkuat kerjasama dengan mitra Uni Eropa Prancis yaitu Jerman demi meningkatkan keamanan tersebut.

"Jerman akan hadir dalam operasi back-up. Saya ingin memperkuat kemitraan itu dan memastikan bahwa komitmen Jerman ini, ada serta dapat diintensifkan. Jerman tahu apa yang dipertaruhkan di sini (dan) juga merupakan bagian dari keamanan Eropa dan masa depan kita," Ujar Macron.

Presiden Macron diketahui menyampaikan hal itu ketika mengunjungi pangkalan militer Gao di utara Mali. Pangkalan militer Gao tersebut diketahui ditempati oleh 1.600 tentara. Sementara itu, Presiden Macron sebelumnya melakukan kunjungan kenegaraan pertamanya dengan mengunjungi Jerman sehari pasca-dilantik. (rav)

(rfa)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming