Image

Tempuh Jalur Hukum, Keluarga Brigdatar Adam Harapkan Pelaku Dihukum Setimpal

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at, 19 Mei 2017 - 13:39 WIB
Foto: Harits/Okezone Foto: Harits/Okezone

JAKARTA - Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam meninggal dunia kemarin malam diduga karena dianiaya oleh seniornya di Akpol. Menurut Handri, paman Adam, pihak keluarga menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian.

"Jadi sudah banyak tersebar berita di media ini ada tindakan kekerasan dari senior, kita dari pihak keluarga menyerahkan proses hukum ini kepada Polda Jawa Tengah," ungkap Handri kepada Okezone di rumah duka, Jalan Penghulu, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017).

Handri berharap Polda Jawa Tengah mengusut tuntas kasus itu, sehingga para pelaku mendapat hukuman setimpal. "Harapan saya kalo ada yang bersalah yang bersalah diberikan hukum yang setimpal," lanjut Handri.

Sebelumnya Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono mengatakan, menurut hasil visum lebam di dada korban. Condro menduga, luka tersebut berasal dari pemukulan.

[Baca: Kronologi Penganiayaan yang Berujung Tewasnya Brigdatar Adam]

Sementara itu, banyak pihak meminta agar Kapolri tegas dalam mengetaskan sistem senioritas di kalangan taruna Akpol. Desakan itu berasal dari Ketua Presidium IPW Neta S Pane dan sejumlah anggota DPR.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya di Jakarta, dengan tegas mengecam tindakan penganiayaan yang diduga menjadi penyebab tewasnya Brigdatar Adam. Dia meminta kasus tersebut tuntas dan dilakukan secara terang.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming