Image

Susun Strategi, Tim Advokasi Habib Rizieq Terbang ke Arab Saudi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at, 19 Mei 2017 - 19:06 WIB
Imam Besar FPI, Habib Rizieq (Foto: Okezone) Imam Besar FPI, Habib Rizieq (Foto: Okezone)
 

JAKARTA - Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI) Sugito Atmo Pawiro mengatakan, pihaknya akan terbang ke Arab Saudi untuk menemui Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Iya betul," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (19/5/2017).

Sugito menuturkan, tim advokasi datang ke Arab Saudi untuk membahas langkah strategis secara yuridis yang akan dihadapinya. Pasalnya tim advokasi masih menyakini bahwa Habib Rizieq dan Firza Husein merupakan korban fitnah dari chat mesum.

"Langkah strategis secara yuridis apa yang akan dihadapi. Yang kedua, polisi kan punya wewenang pada waktu pemanggilan sebagai saksi, tapi nanti tiba-tiba ditetapkan sebagai tersangka bisa saja, itu kan harus mendiskusikan dengan habib, tidak hanya dengan lawyer. Kalau kita pelajarin apa yang sudah berjalan saat ini sebenarnya Habib Rizieq dan Firza ini korban," ungkapnya.

Sugito menerangkan, sebelum chat itu beredar, diketahui handphone milik Firza Husein disita polisi, tidak lama dari situ chat mesum viral di media sosial.

"Jadi handphone disita pada tanggal 2 Desember, tanggal 20 diviralkan oleh orang yang enggak jelas padahal waktu itu handphone disita di penyidik," ucapnya.

"Dari kondisi seperti ini, mengantisipasi jika Habib Rizieq pulang, diminta keterangan dan ditingkatkan tersangka, apa sikap kita, apa mau praperadilan. Ketika polisi punya wewenang, dia punya hak untuk memaksa harus menerima sebagai tersangka. Ketidakadilan ini membuat habib berpikir dua kali untuk pulang sebelum apa yang terkait persoalan ini matang. Harus ada strategi," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming