Image

Catat! Percepatan Pembangunan MRT, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Panglima Polim Raya

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at, 19 Mei 2017 - 19:36 WIB
Pembangunan proyek MRT di Jalan Panglima Polim Raya. Foto dok Okezone Pembangunan proyek MRT di Jalan Panglima Polim Raya. Foto dok Okezone

JAKARTA – Sebagai upaya percepatan penyelesaian pembangunan Mass Rapid Train(MRT) Jakarta untuk koridor struktur layang di Stasiun Blok A akan diberlakukan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan lalu lintas di Jalan Panglima Polim Raya.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Tubagus Hikmatullah dalam pernyataan resmi yang diterima Okezone, Jumat (19/5/2017), menjelaskan, Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di Jalan Panglima Polim Raya dilakukan untuk mengakomodasi pekerjaan pemasangan gelagar jalur layang di Stasiun Blok A. “Selain itu akan dilakukan pengecoran lantai basement gardu listrik utama di lahan bekas Taman PKK di Jalan Panglima Polim Raya,” ujarnya.

Ia menuturkan, pergeseran lajur di Jalan Panglima Polim Raya untuk pekerjaan pengecoran lantai basement gardu listrik utama di lahan bekas taman PKK akan berlangsung 4 tahap yang dimulai 19 Mei 2017 hingga 17 Juni 2017 (setiap hari Jumat-Sabtu) mulai pukul 23.00-05.00 WIB.

“Lajur kendaraan dari arah Fatmawati menuju Blok M (Selatan-Utara) akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas melalui Jalan Barito II menuju Jalan Melawai. Sedangkan untuk lajur kendaraan dari arah Blok M menuju Fatmawati (Utara-Selatan) berlangsung normal,” terang Tubagus.

“Sedangkan untuk pekerjaan pemasangan gelagar jalur layang di Stasiun Blok A di Jalan Panglima Polim Raya akan dilakukan pada tanggal 20 Mei 2017 hingga 15 Juni 2017 mulai pukul 23.00 hingga 05.00 keesokan harinya. Lajur kendaraan dari arah Selatan dan Utara akan dialihkan melalui Jalan Dharmawangsa X dengan sistem Contra Flow,” tambah dia.

MRT Jakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan juga Ditlantas Polda Metro Jaya untuk rekayasa lalu lintas selama pekerjaan ini berlangsung.

Kemajuan pembangunan MRT Jakarta untuk Konstruksi Bangunan Sipil hingga 30 April 2017 telah mencapai 71,39 persen, dengan rincian: 57,52 persen untuk pekerjaan depo dan struktur layang, serta 85,39 persen untuk pekerjaan struktur bawah tanah. Pekerjaan konstruksi untuk pembangunan depo, jalur, stasiun layang maupun stasiun bawah tanah terus dilakukan secara intensif.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming