Image

Kacau! Sipir Lapas Binjai Positif Narkobanya, Nasibnya Kini...

Ilustrasi (Foto: Okezone)

Ilustrasi (Foto: Okezone)

MEDAN - Lembaga Pemasyarakatan Klas II-A Binjai memberikan teguran keras terhadap oknum sipir yang positif mengonsumsi narkoba, saat Badan Narkotika Nasional menggelar tes urine di institusi hukum itu.

Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumut Josua Ginting, di Medan, Jumat (19/5/2017) mengatakan, oknum sipir yang melakukan pelanggaran itu, diberikan peringatan oleh pimpinan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II-A Binjai.

Kemudian, menurut dia, pihak keluarga dari oknum sipir itu juga telah membuat surat pernyataan dan berjanji, tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut. "Jika, oknum sipir tersebut mengulangi lagi menggunakan narkoba, maka Kalapas Binjai merekomendasikan PNS itu akan dipecat," ujar Josua.

Ia menyebutkan, oknum PNS Lapas Binjai memakai narkoba itu merupakan pelanggaran yang sangat berat sehingga diingatkan agar tidak sampai terjadi lagi. Semestinya, seorang petugas lapas harus memberikan contoh yang baik, dan bukan sebaliknya merusak citra lembaga hukum tersebut.

"Perbuatan yang dilakukan sipir Lapas Binjai itu, telah mencoreng dan menjatuhkan citra institusi Kemenkumam. Kedepan diharapkan agar tidak terulang lagi," ucap dia.

Josua mengatakan, Kanwil Kemenkumham Sumut terus melakukan pengawasan terhadap petugas lapas dan rutan agar tidak terpengaruh narkoba. "Sipir dan PNS Lapas/Rutan di Sumut agar tetap menjauhi yang namanya narkoba, karena barang haram tersebut menghancurkan masa depan dan keluarga," katanya.

Sebelumnya, BNN Kota Binjai, Senin 15 Mei 2017 melakukan tes urine mendadak terhadap 70 pegawai negeri sipil (PNS) di Lapas Klas II-A Binjai, dan seorang sipir terbukti positif menggunakan narkoba. Tes urine tersebut langsung dipimpin Kepala BNN Kota Binjai AKBP Safwan Khayat dan didampingi Kalapas Binjai Jahari Sitepu. 

(ran)
Live Streaming
Logo
breaking news x