Image

Diduga Hendak Memperkosa, Alat Kelamin Pemimpin Spiritual India Dipotong Korbannya

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Sabtu, 20 Mei 2017 - 22:05 WIB
Ilustrasi. Perempuan India. (Foto: Reuters) Ilustrasi. Perempuan India. (Foto: Reuters)

KERALA - Gangeshananda Teethapadam atau yang juga dikenal dengan Hariswami harus menderita luka serius dan kehilangan bagian tubuh pentingnya. Pria yang diketahui merupakan pemimpin spiritual asal India itu, kehilangan alat kelaminnya setelah dipotong oleh seorang perempuan muda.

Alat kelamin Hariswami dipotong oleh perempuan tersebut setelah diduga melakukan percobaan pemerkosaan. Perempuan yang diketahui berusia 23 tahun itu bertemu dengan Hariswami terkait proses pengobatan. Insiden percobaan pemerkosaan tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat, 19 Mei di negara bagian Kerala, India selatan.

Pria berusia 54 tahun itu segera dilarikan ke rumah sakit oleh keluarga perempuan yang tidak disebutkan identitasnya itu dalam kondisi kritis.

"Sulit untuk menjahit bagian yang dipotong. Operasi sementara dilakukan hany untuk menghentikan pendarahan dan untuk memulihkan saluran kencing," ujar perwakilan Rumah Sakit Trivandrum Medical College, di mana pria tersebut sedang dirawat sebagaimana dinukil dari IBTimes, Sabtu (20/5/2017).

Perempuan yang memotong alat kelamin Hariswami tidak dilaporkan ke polisi, karena dianggap melakukan hal tersebut sebagai upaya untuk membela diri. Hariswami sendiri diduga telah melakukan pelecehan seksual pada perempuan itu selama delapan bulan terakhir sebelum akhirnya berani melawan.

Pemimpin spiritual tersebut secara berkala dan teratur mengunjungi rumah si perempuan untuk melakukan ritual keagamaan dan pengobatan atas permintaan ibu korban. Perempuan yang juga merupakan mahasiswa jurusan hukum itu mengaku telah memberitahukan pemerkosaan yang menimpanya pada sang ibu namun berakhir sia-sia karena tidak dipercaya.

"Selain memproses Hariswami, kami juga mendakwa ibu korban atas tuduhan melakukan persekongkolan dalam kejahatan tersebut," Terang Wakil Komisaris Polisi Arul B Krishna.

Ibu korban diketahui mengenal Hariswami setelah si pemimpin spiritual itu mencoba mengobati suaminya yang lumpuh selama bertahun-tahun. Sementara itu, Ketua Menteri Kerala, Pinarayi Vijayan memuji tindakan perempuan tersebut dan menganggapnya sebagai wujud keberanian.

"Ini tindakan berani dan kuat dari gadis muda itu," tukas Vijayan. (rav)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming