Image

Mantan Anggota Kompolnas: Bukan Zamannya Sekolah Polisi Lakukan Penganiayaan

Ferio Pristiawan Ekananda, Jurnalis · Sabtu, 20 Mei 2017 - 08:01 WIB
Almarhum Mohammad Adam yang menjadi korban kekerasan seniornya (Foto: Harits/Okezone) Almarhum Mohammad Adam yang menjadi korban kekerasan seniornya (Foto: Harits/Okezone)

JAKARTA - Bekas anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Edi Hasibuan menilai sudah bukan zamannya lagi sekolah polisi menjadi tempat atau ajang penganiayaan.

Dia berpendapat polisi harus mengedepankan sisi humanisnya sebagai pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat. "Penataan baru sistem pendidikan polisi seharusnya bersifat humanis dan bukan tempat penganiayaan," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (20/5/2017).

Ia pun prihatin atas tewasnya taruna Akademi Kepolisian tingkat II Mohammad Adam akibat penganiyaaan seniornya. Dia meminta pihak Polri bisa menjadikan kasus itu sebagai pembelajaran berharga.

"Padahal perintah Kapolri jelas tidak ada lagi penganiayaan senior terhadap junior," ucap dia.

Sebelumnya, seorang taruna Akademi Kepolisian tingkat II meninggal dunia. Korban bernama Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam meninggal diduga akibat dipukul seniornya. Dari pemeriksaan ditemukan luka memar di dada korban. 

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming