Image

Bantu Korban Investasi Bodong, LBH Perindo: Kita Akan Laporkan Kasus Ini ke Polisi

Lina Fitria, Jurnalis · Sabtu, 20 Mei 2017 - 16:19 WIB
Konferensi pers LBH Perindo usai menerima pengaduan korban investasi bodong (Lina/Okezone) Konferensi pers LBH Perindo usai menerima pengaduan korban investasi bodong (Lina/Okezone)

JAKARTA - Maraknya investasi bodong belakangan ini, disikapi dengan serius oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Partai Perindo. Setelah menerima laporan dan keluh kesah langsung dari para korban, LBH Perindo pun bersiap membantu mereka untuk melaporkan kasus itu ke polisi.

"Kami akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian," kata Ketua LBH Partai Perindo, Ricky Margono kepada wartawan disela menerima pengaduan 110 korban investasi bodong di Kantor DPP Partai Perindo, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017).

LBH Perindo hari ini menerima pengaduan langsung 110 korban investasi bodong yang diduga dilakukan PT CSG. 60 orang perwakilan para korban hari ini mendatangi langsung Kantor DPP Perindo untuk mengungkapkan keluh kesahnya atas penipuan investasi bodong.

Kasus investasi bodong telah menjadi concern dari Bareskrim Mabes Polri sehingga LBH Perindo tergerak untuk membantu korban sekaligus memberi pelajaran bagi warga lainnya agar tak mudah terpedaya.

Ricky menambahkan, pihaknya akan membawa barang bukti untuk melaporkan pemilik investasi bodong PT CSG tersebut ke jalur hukum. Pasalnya, penipuan ini telah merugikan banyak pihak.

"Barang bukti yang kita miliki berupa bukti transfer para korban ke PT CSG, lalu flayer-flayer yang diterbitkan untuk membuat korban lainnya percaya," tuturnya.

Selanjutnya, LBH Perindo juga akan berkoordinasi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencegah korban lebih banyak lagi dari invetasi bodong.

Selain itu, Ricky meminta kepada pihak kepolisian segera mungkin untuk menuntaskan perkara investasi bodong.

"Kami mohon kepada kepolisian agar sesegera mungkin untuk menuntaskan perkara investasi bodong. Mungkin pihak kepolisian juga bisa berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan," paparnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming