Image

141 Gay Digerebek Polisi, IMM DKI Dukung Kartu Jakarta Jomblo Anies-Sandi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 22 Mei 2017, 17:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 22 338 1697116 141-gay-digerebek-polisi-imm-dki-dukung-kartu-jakarta-jomblo-anies-sandi-QXQAG3lN7U.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DKI Jakarta menilai ‎rencana Kartu Jakarta Jomblo yang diinisiasi oleh gubernur dan wakil gubernur terpilih, Anies Baswedan - Sandiaga Uno, perlu didukung.

Hal ‎ini dikatakan usai adanya penggerebekan sebuah ruko di kawasan Kepala Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (21/5/2017) malam, karena di tempat itu digelar pesta kelompok gay dengan tema "The Wild One."

"Perlu mendukung sikap-sikap pihak yang berupaya memberlakukan hubungan pernikahan yang lebih berketuhanan, beradab, dan berkemanusiaan, seperti kebijakan Anies - Sandi yang ingin menjodohkan pemuda pemudi DKI Jakarta dengan Kartu Jakarta Jomblo-nya," kata Ketua Bidang Hikmah dan Kebijakan Publik DPD IMM DKI terpilih, Muhammad Farhan Syathri, kepada Okezone, Senin (22/5/2017).

Ia mengatakan, adanya pesta kaum gay di Jakarta Utara kemarin malam merupakan bentuk masih kurang waspadanya penegak hukum dan masyarakat sekitar dalam mengawasi tindakan amoral di lingkungannya.

Peran serta masyarakat, penegak hukum dan unsur-unsur‎ lainnya dalam memerangi tindakan amoral merupakan bagian dari upaya bela Pancasila, yakni bagian ke-Tuhan-an Yang Maha Esa dan kemanusiaan yang adil dan beradab.

"Dalam sila ke-Tuhan-an, menafsirkan bahwasanya tidak ada satu pun agama yang ber-Tuhan mendukung sikap amoral seperti hubungan sesama jenis," ucap Farhan.

"Sedangkan dalam nilai kemanusiaan yang adil dan beradab ialah perlunya memperjuangkan nilai-nilai yang lebih beradab secara kemanusiaan diterapkan di Indonesia, seperti halnya menindak tindakan pesta yang tidak perlu, terutama pesta amoral yang melibatkan hubungan sesama jenis," sambung dia.

‎Sebelumnya, petugas Polres Metro Jakarta Utara memeriksa 141 pria yang diduga menggelar pesta kaum Gay di sebuah ruko di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemarin malam. Polisi akhirnya menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus ini.

Para tersangka dijerat dengan UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman kurungan penjara selama 10 tahun. Sementara untuk penyedia lokasi polisi menjeratnya dengan undang-undang yang sama, namun dikenakan Pasal 4 ayat 2 UU Pornografi dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini