Image

Menguak Tabir Pesta Gay 'The Wild One' di Kelapa Gading

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 22 Mei 2017, 21:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 22 338 1697319 menguak-tabir-pesta-gay-the-wild-one-8206-di-kelapa-gading-kvB4fnqxlI.jpg Polisi tangkap peserta pesta gay di Kelapa Gading. (Fakhrizal F/Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 141 pria menggelar pesta seks bertajuk 'The Wild One' di Ruko ‎Kokan Permata, Kelapa Gading Barat, Kepala Gading, Jakarta Utara, Minggu 21 Mei 2017, sekira pukul 23.00 WIB. Pesta homo seksual itu berkedok fitnes Atlantis Jaya.

Kasat Reskrim Polres Jakut AKBP Nasriadi menjelaskan, bahwa pada lantai satu bangunan bertingkat empat dan berwarna coklat tua itu menyediakan fasilitas fitnes dan meja kasir, serta petugas sekuriti yang mengamankan jalannya pesta birahi gay. 

"Di lantai satu ini untuk mengelabui, menunjukan memang benar-benar fitnes," kata dia di Mapolres Jakarta Utara, Senin (22/5/2017).

Selanjutnya, di lantai dua bangunan itu telah disiapkan empat orang penari striptis untuk menaikkan syahwat birahi para lelaki homo seksual itu. Mereka ‎akan bertemu di arena penari striptis dengan suguhan live seks setelah sebelumnya membayar tiket masuk Rp185 ribu.

"Sementara di lantai tiga itu suasana gelap semua. Hanya ada bilik-bilik yang sebanyak 16 unit. Di situ adalah tempat mereka melakukan porno aksi," tutur Nasriadi.

Selain itu, pada lantai empat bangunan terdapat ruang VVIV Yacuzi. Ruangan itu merupakan kolam renang pribadi agar pasangan homo dapat membersihkan diri setelah puas memadu kasih.

"Itu lokasi semua orang bugil. Tak ada satu pun kain yang menutupi mereka. Karena di lantai satu mereka diberi handuk dan gel untuk kegiatan seks mereka," ujarnya.

Sebanyak 20 petugas yang diterjunkan Polres Metro Jakarta Utara berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, baju super hero Robin yang merupakan kerabat dari Batman untuk berfantasi saat menyalurkan birahi.

Barang bukti kedua adalah bilik penjara. Di dalam sebuah bilik penjara terdapat sebuah matras. Layaknya para tahanan, para lelaki guy itu akan bercinta di dalam bilik dengan berfantasi sebagai seorang nara pidana (napi).

Barang bukti selanjutnya yang digunakan sebagai alat fantasi sex para homo seksual tersebut adalah sebuah karet yang dirantai dengan besi.  Para penari striptis itu menggunakannya barang tersebut guna memancing syahwat agar dapat melakukan kegiatan homo sex secara liar seperti tujuan dari tema pesta gay 'The Wild One'.

"Bahkan saat digerebek, dua pengunjung sedang melakukan oral sex terhadap dua penari bugil. Kedua orang itu adalah A dan S," tukas Nasriadi.

Seperti diketahui polisi telah menetapkan 10 orang tersangka dari 141 orang pelaku homo seksual yang ditangkap. Mereka adalah Christian Daniel Kaihatu (40) selaku pemilik tempat usaha, lalu Nandez (27) selaku resepsionis dan kasir, kemudian Dendi Padma Putranta (27), Restu Andri (28) pemberi honor sekaligus sekuriti. Mereka dikenakan Pasal 30 juncto Pasal 4 Ayat (2) ‎UU Nomer 4 tahun 2008 tentang Pornografi

Selain itu polisi juga menjerat UU yang sana terhadap tersangka Syarif Akbar (29), Bagas Yudhistira (27), Roni (30), Tommy Timothy (28), Aries Suhandi (41), Steven Handoko (25) yang berperan sebagai penari striptis dan tamu. (sym)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini