Image

Astaga! Terobsesi Film Porno Jepang, Yanto Perkosa Anak Kandung 40 Kali

Mewan Haqulana , Jurnalis · Senin, 22 Mei 2017 - 22:49 WIB
Bapak Ini Tega Perkosa Anak Kandungnya 40 Kali (Foto: Mewan/Okezone) Bapak Ini Tega Perkosa Anak Kandungnya 40 Kali (Foto: Mewan/Okezone)

BANYUASIN - Sungguh bejat kelakuan Yanto (40) bapak 3 anak ini tega memperkosa putri kandungnya Nestapa (14), bukan nama sebenarnya, selama bertahun-tahun hingga mengalami trauma berat.

Menurut pengakuan Suyanto, dia nekat memperkosa putri kandungnya lantaran terpengaruh film porno yang sering ditontonnya mrlalui ponsel.

"Saya terpengaruh BF (film porno) Jepang, adegan berhubungan dengan anak-anak. Saat terangsang saat melihat anak saya, seperti ada bisikan gaib yang mengarahkan saya untuk melakukan perbuatan itu," katanya saat digelandang ke Mapolsek Talang Kelapa, Senin (22/5/2017).

Dia menerangkan, perkosaan itu terjadi sejak dua tahun lalu, ketika korban masih berusia 12 tahun. Penyiksaan terhadap seksual terhadap korban terus berulang. "Hampir setiap minggu saya lakukan, tak terhitung lagi sudab berapa kali, kalau 40 kali sepertinya lebih," ujar tersangka.

Tersangka mengakui, untuk memaksa anaknya melakukan hubungan seksual, Dia menempelkan celurit ke leher korban. Sembari mengancam, akan menganiaya korban bila berteriak dan menolak untuk diajak berhubungan. Apalagi kalau sampai cerita dengam orang lain.

"Namun, saya pastikan Dia tidak akan hamil. Karena saya tidak pernah keluarkan di dalam," ungkapnya.

Kelakukan tersangka akhirnya terkuak, setelah korban yang tidak tahan lagi dengan penyiksaan itu menceritakan semua kejadian dengan ibunya.

Ibu korban sempat shock dan uring-uingan mendengar penuturan korban. Kemudian Dia membawa anaknya melapor ke Mapolsek Talang Kelapa, Sabtu 20 Mei 2017. Selang satu hari, tersangka berhasil diringkus tanpa perlawanan di rumahnya.

Ibu korban NN (38) mengatakan sangat terpukul mengetahui kejadian ini. Apalagi pelakunya suaminya sendiri, ayan dari anak-anak nya. "Keluarga kami berantakan, akibat kelakuan bejatnya. Dia pantas dihukum setimpal, saya sudah pasrah," katanya.

Sementara, Kapolres Banyuasin, AKBP Andri Sudarmadi SIK didampingi Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Erwin S Manik SIK, mengatakan, perbuatan pelaku dilakukan saat keadaan rumah sedang sepi. "Setelah menerima laporan ibu korban, kita langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang saat itu sedang di rumah tanpa perlawanan," ujarnya.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 ayat 1, 2 dan 3 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengn ancaman hukuman 15 tahun penjara. Jika pelaku merupakan Wali/ pengajar/ pengasuh hukuman ditambah 1/3 dari hukuman tersebut.

Sedangkan korban, lanjut Kapolres, saat ini sudah dibawa ke RS Bayangkara dilakulan visum. Korban juga diberikan pendampingan oleh psikolog untuk memulihkan psikologis korban selama ini.

(aky)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming