Sambut Ramadhan, Ribuan Umat Islam di Sumut Gelar Pawai Obor

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 25 Mei 2017 02:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 25 340 1699406 sambut-ramadhan-ribuan-umat-islam-di-sumut-gelar-pawai-obor-9ab3h3K8pl.jpg Pawai obor sambut ramadhan di Sumatera Utara (Foto: Wahyudi Aulia Siregar/Okezone)

MEDAN - Sekira 3 ribu massa umat islam menggelar aksi Pawai Obor Ramadhan, Rabu 24 Mei 2017 malam.Pawai tersebut digelar dalam rangka menyambut masuknya bulan Ramadhan 1438 Hijrah yang akan datang beberapa hari mendatang.

Ikut hadir dalam pawai tersebut Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Ketua Majelis Ulama Kota Medan Mohammad Hatta, sejumlah ulama kota Medan dan pimpinan 40 ormas islam yang ada di Medan.

Kegiatan pawai dimulai dengan penampilan grup penyanyi religius Almaidany, lalu dilanjutkan dengan tabliqh akbar oleh sejumlah ulama kota Medan. Pawai obor sendiri dilakukan terakhir dengan berjalan kaki sejauh 5 kilometer dari Masjid Raya Al Mashun di Jalan Sisingamangaraja Kota Medan menuju Masjid Agung Medan di Jalan Diponegoro Kota Medan.

Ketua Panitia Pawai Obor Ramadhan, Nasrun Daulay mengatakan, aksi pawai ini aksi ini mereka laksanakan untuk menumbuhkan persatuan dan kesatuan umat islam menjelang datangnya bukan Ramadhan.

"Lewat aksi itu juga mereka ingin menumbuhkan semangat mencintai Ramadhan dengan mengamalkan seluruh ibadah di bulan Ramadhan, termasuk memakmurkan masjid," kata Nasrun.

Aksi pawai obor Ramadhan ini sendiri mendapatkan pengawalan ketat dari Personel Kepolisian. Setidaknya 530 personel dari Polda Sumatera Utara dan Polda Sumut dikerahkan untuk mengamankan aksi tersebut.

"Di Masjid Raya kita siapakah 80 personel, di Masjid Agung ada 150 personel. Kita juga menyiagakan 300 personel cadangan di Lapangan Merdeka Medan,"sebut Wakapolresta Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja saat memimpin langsung pengamanan pawai obor tersebut.

Tatan berharap agar para peserta aksi dapat menjaga ketertiban sepanjang aksi berlangsung dan membubarkan diri secara tertib usai pelaksanaan aksi.

"Kita sebatas pengamanan. Tidak ada atensi khusus. Meski begitu kita minta peserta aksi untuk tertib dan tidak merusak fasilitas umum serta sarana publik lainnya,"tukasnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini