nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-bom Bunuh Diri, Manchester Gelar Lomba Marathon Tahunan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 29 Mei 2017 01:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 05 29 18 1701846 pasca-bom-bunuh-diri-manchester-gelar-lomba-marathon-tahunan-L5b6H38OiG.jpg Warga Manchester ambil bagian dalam lomba lari marathon (Foto: Getty Images)

MANCHESTER – Suasana emosional masih menyelimuti Kota Manchester, Inggris. Betapa tidak, masih segar dalam ingatan peristiwa bom bunuh diri di konser Ariana Grande yang terjadi pada Senin 22 Mei 2017 malam waktu setempat di Manchester Arena dan menewaskan sedikitnya 22 orang.

Namun, masyarakat Manchester menolak untuk tunduk pada rasa takut. Meski ancaman teror masih menghantui, ribuan warga memadati jalanan di Manchester untuk mengikuti lomba lari marathon sepanjang 10 kilometer (km).

Seperti dimuat NBC News, Senin (29/5/2017), warga Manchester memberi semangat kepada para pelari yang berhasil melintasi garis finis. Ajang tahunan bertajuk ‘Manchester Great Run’ itu juga diikuti sejumlah anak-anak, yang tidak takut pada ancaman serangan teror.

Lomba marathon mini itu dihelat di tengah pengumuman Menteri Dalam Negeri Inggris, Amber Rudd, yang menyatakan jaringan teror pendukung pelaku pengeboman Salman Abedi masih berkeliaran. Kepolisian Inggris juga baru merilis foto pelaku pada Sabtu 28 Mei malam waktu setempat.

Pengumuman Amber Rudd memicu kekhawatiran bahwa jaringan teror tersebut belum sepenuhnya mampu diatasi oleh otoritas Inggris. Kendati demikian, Kepolisian Inggris menyampaikan berhasil menangkap dua orang pria yang diduga bagian dari jaringan teror. Dengan penangkapan tersebut, total terduga pelaku yang ditahan sudah mencapai 11 orang.

Senin (29/5/2017) adalah hari libur nasional di seluruh Inggris. Sejumlah festival musik berskala besar serta acara-acara olahraga digelar untuk mengisi hari libur tersebut. Kepolisian Inggris menyebar personelnya secara besar-besaran untuk mengamankan massa yang akan berkumpul di ruang-ruang publik demi mencegah serangan teror lanjutan.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini