nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puluhan Tahun Menunggu, Warga Bahagia Kampungnya Kini Dialiri Listrik

Agregasi Riau Mandiri, Jurnalis · Senin 29 Mei 2017 11:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 29 340 1702014 puluhan-tahun-menunggu-warga-bahagia-kampungnya-kini-dialiri-listrik-nVZQcO3Txz.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

SIAK - Puluhan tahun warga Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya mengidam-idamkan masuknya aliran listrik PLN, namun kini harapan itu sudah mulai terkabulkan berkat bantuan dan kerjasama pemerintah kampung dan pihak PLN Rayon Siak. Hal ini ditandai dengan masuknya meteran listrik atau KWh milik PLN ke kampung tersebut.

Puluhan KWh dari pihak PLN Rayon Siak sudah mulai datang dan dipasang, membuat masyarakat bersyukur dan bahagia. Bahkan ada yang melakukan syukuran dan doa bersama di rumahnya masing-masing.

"Kami sangat bersyukur sekali dengan datangnya meteran atau KWh di kampung ini, kami sudah lama menunggu dan sudah lama mendaftar melalui biro-biro yang tak jelas sehingga tak terealisasi hingga kini. Namun dengan kepengurusan biro desa yang baru ini, dan berkat perhatian pemerintah daerah dan pihak PLN Rayon Siak, listrik PLN sudah mulai bisa kami nikmati," ungkap Rigo, warga Kampung Temusai, Minggu 28 Mei 2017.

Hal senada diungkapkan Penghulu Kampung Temusai, Markuat. Menurutnya, masyarakat di kampung tersebut saat ini sedang berbahagia dengan masuknya meteran atau KWh di daerahnya. Ini merupakan kebahagiaan yang sangat besar karena selama ini masyarakat hanya menanti-nanti dan menunggu KWh yang tak begitu jelas kepastiannya.

"Alhamdulilah, hari ini KWh atau meteran masyarakat Kampung Temusai sudah turun dan tinggal pemasangan saja. Di bulan Ramadan yang penuh berkah, masyarakat merasa bahagia dengan masuknya listrik PLN , karena kita tahu selama ini masyaralat hanya bisa menghandalkan mesin PLTD dan mesin diesel untuk penerangan di rumah mereka dengan biaya yang cukup mahal. Maka dari itu rasa syukur yang tak terhingga kepada Tuhan yang maha esa karena akhirnya apa yang diharapkan masyarakat bisa terkabulkan," ungkapnya.

Selain itu, Markuat juga memohon kepada pemerintah atau pihak PLN Rayon Siak untuk pemasangan tiang PLN yang belum terpasang di daerahnya. "Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak PLN Rayon Siak yang telah bekerja keras membantu masyarakat kususnya masyarakat Kampung Temusai untuk dialiri listrik PLN. Tentunya kami juga berharap kerjasama yang baik dengan pihak PLN untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat di bidang penerangan dan lain-lain," harapnya.

Sementara itu Manejer PLN Rayon Siak, Salman Alfarizi, pihaknya memohon maaf atas keterlambatan pemasangan KWhdi Kampung Temusai. "Kami mohon maaf atas keterlambatan pemasangan meteran atau KWh di Kampung Temusai yang selama ini masyarakat sudah lama menunggu. Pemasangan ini terlambat dikarenakan adanya  kendala-kendala yang tak bisa diselesaikan secara cepat," ujarnya.

Salman juga menghimbau kepada masyarakat Kampung Temusai agar dapat memanfaatkan dan memakai aliran listrik PLN dengan sebaik-baiknya sesuai undang-undang yang berlaku. "Untuk itu kepada masyarakat tolong dibaca dan dipahami surat perjanjian yang sudah dibuat atau disiapkan oleh pihak PLN,  agar nanti tidak ada pelanggaran-pelanggaran di lapangan," tegasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini