Share

Kena Razia Polisi, Pemuda Ini Kedapatan Simpan Obat Keras di Jok Motor

Agregasi Antara, · Senin 05 Juni 2017 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 05 525 1707807 kena-razia-polisi-pemuda-ini-kedapatan-simpan-obat-keras-di-jok-motor-qxseryci8N.jpg

SUKABUMI - Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi, Jawa Barat menangkap pemuda yang diduga menjadi pengedar obat keras daftar G di Jalan Raya Otista, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

"Penangkapan ini berawal saat razia yang dilakukan anggota Polantas Polres Sukabumi yang mencurigai gerak gerik tersangka bernisial RAP (26) warga Kampung Kiaralawang, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu dan ternyata setelah diperiksa petugas menemukan ratusan butir obat keras ilegal yang disembunyikan di bawah jok motornya," kata Kabag Humas Polres Sukabumi AKP Sunarto di Sukabumi, Senin (5/6/2017).

Adapun barang bukti yang disita petugas yakni lima paket obat daftar G jenis Tramadol yang dibungkus plastik obat bening sebanyak 228 butir, satu unit handphone merk LG, sepeda motor F 6463 OI merk Honda Supra Fit, uang tunai Rp20 ribu.

Pengungkapan kasus peredaran obat ilegal tersebut berawal saat petugas lalu lintas tengah melakukan razia di Jalan Raya Otista dan memberhentikan RAP karena tidak menggunakan helm dan mencoba melarikan diri yang kemudian dikejar petugas.

Tersangka yang panik karena tidak membawa SIM dan STNK mengundang curiga anggota polisi dan langsung menggeledah isi jok motornya yang ternyata tersembunyi lima paket obat daftar G siap edar.

"Buruh harian lepas ini mengaku obat keras yang kerap disalahgunakan tersebut didapatnya dari seorang buronan berinisial B. Hingga saat ini anggota Satuan Narkoba masih mengembangkan kasus ini dan memburu pemasok obat ilegal itu," tambahnya.

Akibat ulahnya tersebut tersangka dijerat dengan Pasal 196 dan atau Pasal 197, UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini