nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap Motif 3 Remaja Tusuk Nendi hingga Tewas

CDB Yudistira, Jurnalis · Senin 05 Juni 2017 17:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 05 525 1708128 terungkap-motif-3-remaja-tusuk-nendi-hingga-tewas-IKZyrf5lXh.jpg Ilustrasi jenazah korban penusukan. (Foto: Dokumentasi Okezone)

BANDUNG -‎ Tiga remaja di bawah umur diamankan anggota Satreskrim Polrestabes Bandung terkait penganiayaan hingga menewaskan seorang pria bernama Nendi alias Rega (18), warga Cipagalo, Kota Bandung, Jawa Barat. 

Mereka adalah AH alias Engkos (17), TAJ alias Boheng (16), dan dan R (14). Ketiganya diketahui merupakan anggota dari kelompok bermotor Brigez.‎ 

"Motif para pelaku ini dilatarbelakangi sakit hati kepada korban dan kakak korban," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo yang didampingi Kasatreskrim AKBP M Yoris di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Bandung, Senin (5/6/2017). 

Dari hasil pemeriksaan sementara, ketiga pelaku pernah berurusan dengan korban dan kakaknya. "Korban ini pernah mengambil barang dari pelaku. Karena itu, pelaku sakit hati oleh korban dan kakak korban," ucap Kombes Hendro. 

‎Tiga motor dan satu bilah pisau yang digunakan para pelaku untuk menusuk korban, diamakan polisi untuk dijadikan barang bukti. 

Hendro mengatakan, ketiga pelaku memiliki peran berbeda saat melakukan penganiayaan. Pemeriksaan sementara, AH dan TAJ yang melakukan pemukulan ke korban. 

"Sementara itu, salah satu pelaku lainnya, yakni R, melakukan penusukan terhadap korban," jelas Kombes Hendro.‎ 

Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya guna pengembangan penyelidikan. 

Sebagaimana diberitakan, Nendi alias Rega dikeroyok sejumlah orang di Jalan Cipagalo, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, pada Minggu 4 Juni sekira pukul 02.30 WIB. 

Saat itu, lanjut Kombes Hendro, korban bersama rekannya hendak mencari makan sahur. Kemudian di jalan, mereka berpapasan dengan para pelaku. 

Tak banyak bicara, ketiga pelaku langsung melakukan pemukulan. Lalu seorang pelaku menusukkan pisau ke bawah leher atas dada sebelah kanan di sela-sela tulang belikat. Setelah itu, para pelaku meninggalkan korban. 

Kemudian warga dan rekannya langsung membawa korban ke Rumah Sakit Pindad untuk memberikan pertolongan terhadap korban. Tetapi karena luka yang cukup parah, Nendi mengembuskan napas terakhir di sana. 

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini