Polisi yang Diduga Tembak Kepala Sendiri di Kupang, Sempat Antar Anak ke Sekolah

Adi Rianghepat, Okezone · Selasa 06 Juni 2017 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 06 340 1708840 polisi-yang-diduga-tembak-kepala-sendiri-di-kupang-sempat-antar-anak-ke-sekolah-4JjEgdYXs5.jpg Ilustrasi

KUPANG - Anggota Polres Kupang Kota Aiptu Fransisco De Araujo ditemukan dalam kondisi kepala tertembak di kamar rumahnya pagi tadi. Korban kini kritis dan tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara Kupang.

Kuat dugaan, Aiptu Fransisco De Araujo menembak kepalanya sendiri. Menurut keterangan keluarga yang enggan disebut namanya, sebelumnya Aiptu Fransisco De Araujo mengantar anak bungsunya ke sekolah.

"Pagi sebelum kejadian dia (Araujo) masih menghantar anaknya ke sekolah. Setelah pulang itulah dia memilih menembak dirinya," kata seorang kerabat kepada Okezone di RS Bhayangkara Kupang, Selasa (6/6/2017).

Dia mengisahkan, setelah mengantar anaknya ke sekolah, Aiptu Araujo pulang. Dia sempat bertemu dengan anak keduanya di rumah lalu masuk kamar. Setelah itu, terdengar suara tembakan dari dalam kamar.

"Sempat anak keduanya meminta HP tapi tidak dia kasi. Korban langsung masuk kamar dan beberapa saat terjadi ledakan," terang kerabat Aiptu Araujo itu.

Sementara menurut keterangan tetangga korban, Astuti, mengetahui adanya suara tembakan setelah ditelefon oleh istri korban, Marthina Araujo. Astuti langsung mendatangi rumah korban sekaligus memberi tahu kerabatnya yang juga anggota kepolisian.

"Saat polisi datang langsung dobrak pintu kamar. Terlihat korban tergeletak di tempat tidur dengan kaki menggantung dan tidak berbaju. Hanya menggunakan celana pendek dan pistol sudah terlepas dari tangannya," kata Astuti.

Selanjutnya, korban yang masih bernafas dibawa ke rumah sakit menggunakan menggunakan minibus. Hingga kini, kondisi Aiptu Fransisco Araujo masih kritis di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang.

Sementara menurut Astusi, Aiptu Araujo selama ini dikenal sangat baik dan ramah. "Saya sudah anggap saudara. Kami sudah hidup bertentangga selama 21 tahun. Tidak ada masalah," pungkasnya.

Aiptu Fransiski de Araujo diduga menembak kepalanya sendiri pagi tadisekitar pukul 07.30 Wita. Belum diketahui bagaimana kronologi dan motif di balik kasus tersebut.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini