nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Australia Konfirmasi 2 Warganya Tewas dalam Serangan Teror Jembatan London

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 07 Juni 2017 06:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 07 18 1709489 australia-konfirmasi-2-warganya-tewas-dalam-serangan-teror-jembatan-london-poiXm8oUIX.jpg Kirsty Boden, salah satu warga Australia yang tewas dalam serangan teror di London (Foto: Reuters)

CANBERRA – Pemerintah Federal Rusia mengonfirmasi dua orang warganya turut menjadi korban tewas dalam serangan teror di Jembatan London dan Pasar Borough, Inggris, pada Sabtu 3 Juni 2017 malam waktu setempat. Pengumuman itu disampaikan Menteri Luar Negeri Julie Bishop.

“Kami terus bekerja sama dengan Otoritas Inggris yang telah meminta agar kami menunggu konfirmasi resmi identitas para korban, dan agar keluarga diberitahu secara resmi, sebelum kami mengumumkan nama mereka,” bunyi pernyataan resmi Julie Bishop, mengutip dari The Guardian, Rabu (7/6/2017).

“Pemerintah Australia terus menjalin komunikasi intensif dengan keluarga korban yang meminta privasi,” sambung perempuan berusia 60 tahun itu. Identitas kedua korban memang tidak disebut, tetapi satu keluarga di Australia selatan sudah terlebih dahulu mengonfirmasi kematian kerabatnya.

Perempuan bernama Kirsty Boden dinyatakan oleh pihak keluarga meninggal dunia dalam serangan teror tersebut. Perempuan berusia 28 tahun itu diketahui bekerja sebagai perawat di London. Ia tewas saat berupaya menolong orang-orang di Jembatan London pada malam kejadian.

Keluarga menuturkan, Kirsty Boden adalah pribadi yang ramah, baik hati, dan suka menolong orang lain. Meski kerabatnya harus meregang nyawa, pihak keluarga mengaku sangat bangga dengan tindakan Kirsty yang tercermin dari sikapnya sehari-hari.

Sementara itu, korban tewas kedua belum dapat dipastikan apakah perempuan bernama Sara Zelenak yang dinyatakan hilang. Perdana Menteri (PM) Malcolm Turnbull mengatakan, otoritas berupaya memastikan keberadaan perempuan berusia 21 tahun itu yang terpisah dari rekan-rekannya saat kejadian.

Pihak keluarga Sara Zelenak berupaya keras mencari kabar kerabatnya itu. Perempuan yang berprofesi sebagai pengasuh itu sempat mengabarkan akan pergi ke Jembatan London pada malam kejadian. Keberadaannya tidak diketahui sejak insiden tersebut hingga hari ini.

Sebagaimana diberitakan, tujuh orang tewas dan 48 lainnya luka-luka usai sekelompok teroris menabrakkan mobil ke arah pejalan kaki di Jembatan London. Para pelaku kemudian menusuk secara acak para pengunjung di Pasar Borough. Ketiga pelaku ditembak mati oleh polisi tidak lama setelah menjalankan aksinya.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini