Ini Pesan Polisi Kupang yang Tembak Kepala Sendiri ke Anak Bungsunya

Adi Rianghepat, Okezone · Rabu 07 Juni 2017 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 07 340 1710177 ini-pesan-polisi-kupang-yang-tembak-kepala-sendiri-ke-anak-bungsunya-AJHh45Emcd.jpg Foto Aiptu Fransisco de Araujo (Adi Rianghepat/Okezone)

KUPANG - Aiptu Fransisco de Araujo, anggota Polres Kupang Kota meninggal dunia sore tadi setelah puluhan jam mengalami kritis di RS Bhayangkara Kupang, Nusa Tenggara Timur. Aiptu Fransisco de Araujo, kemarin menembak kepalanya sendiri di kamar tidur rumahnya.

Anak bungsu Aiptu Fransisco de Araujo, Fadli Araujo, mengaku ayahnya sempat berpesan agar ia sekolah dengan baik. Seperti diketahui, Aiptu Fransisco de Araujo menembak dirinya setelah usai mengantar anak bungsungnya ke sekolah.

"Bapak pesan kemarin saat mengantar saya ke sekolah. Bapak bilang itu di atas motor," kata Fadli kepada Okezone di rumah duka, Rabu (7/6/2017).

Siswa kelas III Sekolah Dasar Oeba 1 Kota Kupang itu tidak banyak bicara. Wajah sedih Fadli terpancar jelas. Dia mengaku, begitu mengetahui kejadian yang terjadi pada ayahnya, ia tak langsung pulang.

"Saya tetap bersekolah dan sampai pulang. Saya pulang jalan kaki dari sekolah. Karena Bapak di rumah sakit," katanya.

Aiptu Fransisco de Araujo, pria kelahiran Lospalos Timor Leste pada Juli 1974 itu menghembuskan nafas terakhir pada Rabu 7 Juni 2017 tepat pukul 15.22 Wita di RS Bhayangkara Kupang. Belum terungkap alasan Aiptu Araujo menembak kepalanya sendiri.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini