nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejumlah Orangtua Kesulitan Akses PPDB Online

ant, Jurnalis · Rabu 07 Juni 2017 16:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 07 65 1710023 sejumlah-orangtua-kesulitan-akses-ppdb-online-0Fy2T9EOnM.jpg Ilustrasi : (Foto: Dok. Okezone)

SERANG - Sejumlah orangtua siswa di Kota Serang mengaku kesulitan untuk mengakses laman pendaftaran siswa baru melalui online yang disiapkan Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Hal tersebut pun diungkapkan oleh salah satu orangtua murid.

Lukman Hakim (40) salah seorang orangtua siswa yang akan mendaftarkan anaknya ke salah satu sekolah SMA di Kota Serang mengatakan, sejak pembukaan pendafataran siswa baru pada Selasa 6 Juni 2017, website sekolah yang dimaksud tidak bisa dibuka, begitu juga saat membuka http://dindik.banteprov.go.og/ppdb juga tidak bisa dibuka.

''Sudah dua hari daftar ke sekolah SMA melalui online, sampai hari ini tidak bisa dibuka. Akhirnya datang ke sekolah, tapi tetap juga tidak bisa karena harus melalui online," kata Lukman Hakim.

Menurut dia, banyak orangtua siswa yang mengeluhkan kondisi tersebut karena tidak bisa mendaftarkan anaknya akibat susah membuka akses website sekolah yang dituju. Bahkan ada orangtua siswa yang membuka akses pendaftaran tersebut sejak pukul 5 pagi tapi tetap susah dibuka.

''Saya sudah bolak-balik ke sekolah mencari informasi, hasilnya tetap harus daftar online. Masa kita harus nongkrongin internet terus," kata Lukman Hakim.

Pengakuan yang sama juga disampaikan orangtua siswa lainnya, Hudaepah. Ia mengaku kesulitan mengakses website sekolah yang dimaksud sejak hari pertama pembukaan penerimaan siswa baru. Akan tetapi akhirnya ia mengaku bisa mendaftarkan anaknya secara online ke salah satu SMAN di Kota Serang dengan cara membuka akses website sekolah tersebut pada tengah malam.

''Kemarin siang enggak bisa mendaftar karena susah buka aksesnya. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah daftar tadi jam satu malam baru bisa kebuka," katanya.

Sementara itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten mengaku sudah memperbaiki jaringan pendaftaran siswa baru SMA/SMK secara online yang sempat terkendala.

Kepala Bidang (Kabid) SMK di Dindikbud Banten, Aep Junaedi mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten melakukan dua program dalam pendaftaran peserta didik baru (PPDB), yaitu menggunakan sistem online dan offline.

''PPDB offline dengan menyerahkan bukti fisik ke sekolah dan adanya tes fisik dan akademik untuk jenjang pendidikan SMK," kata Aef.

Menurut dia, berdasarkan tim IT di Dindikbud Banten, terjadinya gangguan sistem PPDB online disebabkan jumlah pengunjung yang membeludak. Namun demikian, Dindkdikbud Banten langsung melakukan perbaikan terhadap kendala PPDB online tersebut.

''Kami langsung memperbaiki dan Alhamdulilah sistem PPDB online sudah bisa digunakan kembali," kata Aef.

Untuk jumlah pengunjung, kata Aep, pada Senin 6 Juni 2017 malam sudah mencapai ribuan, sedangkan jumlah lulusan SMP se-Banten mencapai 200 ribu-an. Sehingga, jumlah pengunjung ke website ppdb.bantenprov.go.id sangat banyak.

Sekretaris Dindikbud Banten Ardius Prihantono mengatakan, dalam PPDB tahun 2017 ini menggunakan system zonasi. Untuk zonasi di Banten terbagi lima, yaitu zonasi 1 Pandeglang-Lebak, zonasi 2 Serang Raya dan Kota Cilegon, zonasi 3 Tangerang Selatan, zonasi 4 Kota Tangerang, dan zonasi 5 Kabupaten Tangerang.

''Kami memiliki lima zonasi. Adapun untuk perpindahan zonasi, pemerintah memiliki regulasi yaitu 10% dari jumlah rombongan belajar di setiap zonasi," kata Ardius.(afr)

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini