nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satu per Satu Identitas Korban Tewas Teror Jembatan London Terkuak

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 08 Juni 2017 08:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 08 18 1710585 satu-per-satu-identitas-korban-tewas-teror-jembatan-london-terkuak-G5vqkrFfLS.jpg Alexander Pigeard, Sebastian Balanger, Christine Archibald, Xavier Thomas, Kirsty Boden, Ignacio Echeverria, James McMullan, dan Sara Zelenak (Foto: The Guardian)

PENEMUAN satu jenazah di Sungai Thames menambah jumlah korban tewas serangan teror Jembatan London, Inggris, menjadi delapan orang. Dengan ditemukannya jenazah pria asal Prancis itu, satu per satu identitas para korban tewas mulai terkuak.

Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, mengumumkan dua orang warganya tewas dalam serangan teror yang terjadi pada Sabtu 3 Juni 2017 malam waktu setempat. Kedua orang korban tewas asal Australia tersebut berjenis kelamin perempuan.

Korban pertama diketahui bernama Kirsty Boden, usia 28 tahun, yang berprofesi sebagai perawat di London. Sementara itu, korban kedua diidentifikasi bernama Sara Zelenak. Perempuan berusia 21 tahun itu sempat menghilang sebelum dikonfirmasi meninggal dunia.

“Kami terus bekerja sama dengan Otoritas Inggris dan memberi tahu pihak keluarga. Pemerintah Australia terus menjalin komunikasi intensif dengan keluarga korban yang meminta privasi,” tutur Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop.

Dari Semenanjung Iberia, keluarga Ignacio Echeverria membenarkan kabar kematian kerabatnya itu di Madrid, Spanyol. Pria yang berprofesi sebagai bankir di London itu meninggal dunia saat berupaya membantu seorang perempuan yang ditusuk oleh teroris.

“Kami ingin melihat dan bersama jenazah Ignacio. Tampaknya kami belum bisa bersama dengan jenazah setidaknya hingga Jumat,” tutur kakak korban, Ana. Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, memuji tindakan heroik korban. Ia sudah mengusulkan agar Ignacio Echeverria untuk dianugerahi gelar kehormatan secara anumerta.

Bergeser sedikit ke utara, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan tiga orang warganya menjadi korban tewas dalam serangan teror yang juga terjadi di Pasar Borough. Selain tiga korban tewas, delapan orang warga Prancis lainnya terluka dalam insiden tersebut.

Jenazah yang ditemukan di Sungai Thames pada Selasa 6 Juni 2017 belum secara resmi diidentifikasi sebagai Xavier Thomas. Namun, pihak keluarga pria berusia 45 tahun tersebut sudah diberi tahu oleh pemerintah Prancis.

Informasi kematian Thomas muncul setelah surat kabar Le Parisien melaporkan bahwa Sebastian Balanger menjadi warga Prancis pertama yang terbunuh. Pria berusia 36 tahun itu sedang menyaksikan pertandingan final Liga Champions Eropa di sebuah pub bersama teman-temannya saat serangan terjadi.

Korban tewas ketiga dari Prancis adalah pria bernama Alexandre Pigeard. Pria berusia 27 tahun itu sudah tinggal selama dua tahun di London dan bekerja sebagai pelayan di restoran Boro Bistro. Selain itu, Alexandre Pigeard juga berprofesi sebagai disc jockey atau DJ.

Satu orang korban lain diketahui bernama Christine Archibald asal Kanada dan seorang warga lokal London, James McMullan. Polisi juga berhasil mengantongi identitas tiga pelaku yang ditembak mati. Ketiganya diidentifikasi sebagai Khuram Butt, Rachid Redouane, dan Youssef Zaghba.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini