nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bareskrim Diminta Awasi Penyelidikan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Kepala Daerah

ant, Jurnalis · Kamis 08 Juni 2017 02:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 08 340 1710889 bareskrim-diminta-awasi-penyelidikan-kasus-dugaan-ijazah-palsu-kepala-daerah-0x1i9GpePU.jpg Foto Ilustrasi

KALIMANTAN - Bereskrim Mabes Polri diminta untuk mengawasi penyelidikan dugaan kasus ijazah palsu Bupati Kotabaru, Sayed Jafar, yang saat ini sedang ditangani oleh Polda Kalimantan Selatan.

Ketua Komite Aksi Penyelamat Kotabaru (KAPAK) Usman Pahero mengatakan, penyidik Polri harus mempercepat proses hukumnya, karena laporan tersebut sudah berjalan selama 1 tahun.

"Harus dipercepat proses (hukum), karena sudah setahun laporannya, kami melaporkan pada 11 Januari 2016," kata Usman, Kamis (8/6/2017).

Usman mengatakan, proses penyelidikan sudah berjalan hampir empat bulan dan sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 12 saksi terkait dugaan ijazah palsu tersebut.

Berdasarkan petunjuk dari penyidik Bareskrim Polri, Usman mengungkapkan pelapor harus menjabarkan kronologi kejadian yang dilaporkan ke Polda Kalimantan Timur kemudian dilimpahkan ke Polda Kalimantan Selatan. Ia pun berharap Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kasus Bupati Kotabaru itu.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotabaru Pulau Laut, Muhammad Erfan, mengaku telah memverifikasi seluruh syarat calon Bupati Kotabaru.

"Ketika calon itu menyerahkan ijazah yang telah dilegalisir, kami anggap itu sah kecuali ada dari masyarakat yang melaporkan, misalnya ijazah yang telah dimasukkan sebagai syarat meragukan, kami wajib melakukan verifikasi," ujar Erfan.

Erfan menyatakan, KPU hanya menindaklanjuti laporan ini ke tingkat yang berwenang seperti dikeluarkan Dinas Pendidikan yang memastikan ijazah palsu atau tidak.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini