nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terbangkan Drone saat Aksi Demo, Pria Australia Ditahan Otoritas Kamboja

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Selasa 13 Juni 2017 00:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 13 18 1714369 terbangkan-drone-saat-aksi-demo-pria-australia-ditahan-otoritas-kamboja-Mq4cCJisS9.jpg James Ricketson merekam aksi demo di Kamboja. (Foto: Getty Image)

PHNOM PENH - Seorang pria Australia terancam menghadapi hukuman 10 tahun penjara hanya karena menerbangkan pesawat tanpa awak atau Drone. James Ricketson ditahan Otoritas Kamboja setelah menerbangkan Drone di tengah aksi demonstrasi yang digelar oleh pihak oposisi Kamboja.

Akibat hal tersebut, pria berusia 68 tahun itu dituduh telah melakukan aksi mata-mata guna memberikan informasi kepada negara lain. Aksi mata-mata Ricketson dianggap telah mengancam pertahanan nasional Kamboja.

Kasus Ricketson hingga kini masih diselidiki polisi. Sementara pria paruh baya itu terpaksa mendekam di penjara Prey Sar di Ibu Kota Phnom Penh. Sebagaimana diwartakan Independent, Selasa (13/6/2017), Ricketson ditahan setelah gagal menunjukkan paspor miliknya dan menolak memberi informasi lebih tentang identitasnya.

"Ia tidak menjawab ketika ditanyai di mana ia tinggal. Hal itu menandakan bahwa ia menetap di negara kami secara tidak sah, oleh karena itu kemi melakukan penahanan," ujar Wakil Kepala Polisi, Lou Rabo.

Ahli hukum Kamboja Sok Sam Oeun mengatakan bahwa apa yang dilakukan kepolisian sudah benar dan sesuai dengan hukum yang ada. Ia menyarankan agar Ricketson segera mencari pengacara untuk mendampingi kasusnya.

Pria asal Negeri Kanguru itu sendiri diketahui memang kerap membuat film yang bernadakan kritik terhadap Pemerintahan Kamboja sejak 1970-an. Ricketson kerap menyoroti aksi kediktatoran yang ada di negara dengan julukan Hell On Earth itu.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini